Mau Mudik Lancar? Ini Salah Satu Cara yang Wajib Diterapkan

Ilham Satria Fikriansyah - detikOto
Sabtu, 30 Apr 2022 15:29 WIB
Petugas melayani pengisian BBM di SPBU Pertamina 31.40101 di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (16/4/2022). Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat memastikan stok BBM dan LPG selama Ramadhan hingga arus mudik lebaran Idul Fitri aman dan saat ini seluruh infrastruktur telah disiagakan meliputi delapan Terminal BBM, lima Terminal LPG, lima depot pengisian pesawat udara dan lebih dari 1900 lembaga penyalur BBM se-Jawa Bagian Barat serta lebih dari 38 ribu lembaga penyalur LPG. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/wsj.
Ilustrasi SPBU Foto: ANTARA FOTO/M Agung Rajasa
Jakarta -

Mudik Lebaran tahun ini dipadati oleh kendaraan pribadi, baik menggunakan mobil atau sepeda motor. Namun, ada satu hal yang perlu diperhatikan saat mudik membawa kendaraan pribadi, jangan sampai bahan bakar bensin habis di tengah jalan.

Misalnya bagi pemudik yang mengendarai mobil dan melewati jalan tol, saat puncak arus mudik seperti sekarang tentu kemacetan tak bisa dihindarkan. Hal ini juga menyebabkan konsumsi bahan bakar jadi lebih besar dari perkiraan awal.

Aan Gandhi selaku Founder dan Trainer Keselamatan Global Devensive Driving Centre (GDDC), menghimbau kepada pengendara yang menggunakan mobil pribadi untuk mengisi bahan bakar bensin sampai penuh. Hal ini untuk mengantisipasi sejumlah hal yang tidak diinginkan saat perjalanan mudik.

"Pastikan BBM terisi penuh saat perjalanan mudik, kalau masuk rest area di jalan tol usahakan cek bahan bakarnya, kalau misalkan sudah di bawah setengah bar usahakan isi lagi," kata Aan Gandhi dalam acara webinar keselamatan berkendara, beberapa waktu lalu.

Aan mengungkapkan, walau jarum indikator belum menunjukkan hingga huruf 'E' bukan berarti pengendara tidak mengisi ulang bahan bakar. Sebab, kemacetan saat arus puncak mudik tidak bisa diprediksi, sehingga mengisi bahan bakar merupakan langkah antisipasi paling aman jika terjadi kemacetan panjang.

"Hal ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi jika terjadi kemacetan panjang di tol, sehingga mobil tetap bisa melaju dan nggak perlu khawatir akan kehabisan bahan bakar di tengah jalan," paparnya.

Kemacetan di Tol Cipularang.Kemacetan di Tol Cipularang. Foto: Dian Firmansyah/detikJabar

Lokasi Rest Area yang Ada SPBU di Tol Trans Jawa

Sebagai pengingat, tak semua rest area memiliki SPBU. Saat ini rest area terbagi menjadi tiga, yakni Tipe A, B, dan C. Nah, kebanyakan SPBU tersedia di rest area tipe A. Rest area tipe A memiliki area lebih luas dan punya fasilitas umum yang lengkap.

Di dalam rest area tipe A terdapat fasilitas seperti ATM, toilet, SPBU, klinik kesehatan, bengkel, mini market, mushola, kios, tempat parkir, ruang terbuka hijau hingga restoran.

Namun, rest area yang lebih kecil juga terkadang dibekali SPBU. Terutama SPBU modular, yang tetap bisa dimanfaatkan pengendara untuk mengisi bahan bakar. Untuk lebih lengkapnya, berikut daftar rest area di Tol Trans Jawa yang memiliki SPBU.

Daftar lokasi rest area yang ada SPBU dari arah Jakarta:

- Jakarta-Tangerang: KM 13A

- Jakarta-Cikampek: KM 19A, KM 33A (SPBU modular), KM 39A, KM 57A

- Cipularang-Padaleunyi: KM 72A, KM 88A, KM 147A

- Palimanan-Kanci: KM 207A

- Batang-Semarang: KM 379A, KM 391A

- Semarang-Solo: KM 429A

- Solo-Ngawi: KM 519A, KM 538A (SPBU modular), KM 575A

- Ngawi-Kertosono: KM 597A (SPBU modular)

- Mojokerto-Surabaya: KM 725A

- Surabaya-Gempol: KM 754A

- Gempol-Pasuruan: KM 792A (SPBU modular)

- Pandaan-Malang: KM 66A (SPBU Modular).

Daftar lokasi rest area yang ada SPBU menuju arah Jakarta:

- Jakarta-Tangerang: KM 14B

- Jakarta-Cikampek: KM 6B, KM 42B, KM 52B (SPBU modular), KM 62B

- Cipularang-Padaleunyi: KM 72B, KM 88B, KM 97B, KM 125B, KM 149B

- Palimanan-Kanci: KM 208B

- Batang-Semarang: KM 360B, KM 389B

- Solo-Ngawi: KM 519B, KM 538B (SPBU modular), KM 575B

- Ngawi-Kertosono: KM 597B (SPBU modular)

- Surabaya-Gempol: KM 753B

- Gempol-Pasuruan: KM 792B (SPBU modular)

- Pandaan-Malang: KM 66B (SPBU modular).



Simak Video "Wilayah Mana yang Paling Banyak Jadi Tujuan Mudik 2022?"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)