Bensin Bisa Basi, Ini Penyebab dan Efek Buruknya Buat Mobil

Muhammad Hafizh Gemilang - detikOto
Kamis, 01 Jul 2021 09:30 WIB
7 Mobil Parkir di Bandara Soekarno-Hatta Bertahun-tahun
Ilustrasi mobil terparkir lama dan tidak dinyalakan. Foto: dok.istimewa
Jakarta -

Mobil yang terlalu lama tidak digunakan, menyebabkan bensin mengendap terlalu lama di tangki bensin. Hal ini membuat kualitas dari bahan bakar tersebut menurun atau istilahnya 'bensin basi'.

Dilansir dari laman Auto2000, bensin sama halnya seperti makanan yang memiliki masa pakai atau kedaluwarsa. Mereka menyebutkan bahwa bensin basi bukanlah mitos dan memiliki resiko kepada kendaraan.

"Kualitas bahan bakar ini pun ikut menurun seiring dengan waktu. Umumnya, kondisi tersebut kerap terjadi pada mobil yang sudah lama tak dipakai atau yang sangat jarang sekali digunakan, serta tidak pernah dipanaskan," tulis Auto2000 di laman resmi mereka.

Menurut mereka, bahan bakar atau bensin yang basi ini menyebabkan penurunan kualitas bahan bakar di beberapa sektor. "Misalnya pada bagian Research Octane Number (RON) atau oktan, destilasi, dan penambahan sedimen," tulis Auto2000.

Hal ini terjadi karena mobil terlalu didiamkan dan bensin mengendap di tangki. Bensin tersebut akan membentuk kerak yang menempel pada dinding atau dasar tangki dan kalau dibiarkan lebih lama akan semakin mengeras hingga membentuk endapan.

"Saat bensin didiamkan terlalu lama di dalam tangki yang memiliki ventilator, maka senyawa benzene yang terkandung dalam bensin akan berhubungan langsung dengan udara di luar. Akibatnya, akan terjadi penguapan cairan bahan bakar menjadi gas," tulis Auto2000.

Bensin basi ini memang sekilas tidak menunjukkan gejala serius. Namun, menurut Auto2000 akan menjadi bahaya jika sedimen atau kerak tadi ikut tersedot ketika pompa bahan bakar menyala.

"Alhasil ia akan menyumbat sistem pembakaran. Sedimen tersebut juga bisa mengubah susunan kimia pada bahan bakar. Kalau sampai ini terjadi, maka efeknya bisa buruk pada mesin mobil," tulis Auto2000.

Menurut Auto2000 hal yang perlu pemilik mobil perhatikan ketika hendak meninggalkan atau berencana tidak menggunakan mobil untuk waktu yang lama, adalah dengan menguras tangki bensinnya.

Selain itu, menurut mereka meski tidak dipakai jalan, setidaknya panaskan mobil minimal dua kali dalam satu minggu. Agar mesinnya menyala dan mencegah bensin mengendap.

Auto2000 juga menyarankan untuk tidak memarkirkan mobil di tempat yang langsung terpapar sinar matahari. Hal ini, untuk menghindari suhu tinggi di dalam tangki mobil.



Simak Video "Jangan Asal! Ini Cara Memoles Mobil yang Tepat"
[Gambas:Video 20detik]
(mhg/din)