7 Waktu yang Tepat Ganti Mobil Lama dengan Mobil Baru

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Senin, 21 Des 2020 09:19 WIB
Ilustrasi beli mobil
Ilustrasi beli mobil. Foto: Shutterstock
Jakarta -

Kendaraan bermotor merupakan sebuah aset. Seiring waktu, mobil memiliki masa kelayakan pakai yang berbeda-beda dan nilainya terus mengalami penyusutan. Sering kali pemilik mobil mengganti mobil lamanya dengan mobil baru dalam beberapa tahun. Kapan waktu yang tepat mengganti mobil baru?

Pemilik mobil memiliki banyak alasan untuk mengganti mobil lamanya dengan mobil baru. Ada banyak cara pula mengganti mobil, misalnya dengan langsung membeli mobil baru, menjual mobil lama lebih dulu, atau dengan cara tukar tambah.

Disebutkan, mengganti mobil lama dengan yang baru membutuhkan pertimbangkan finansial. Lifepal menyarankan ada tujuh saat yang tepat mengganti mobil lama dengan mobil baru. Apa saja?

1. Jika pindah tempat tinggal ke zona rawan banjir

Pindah tempat tinggal ke zona rawan banjir bisa menjadi salah satu faktor untuk mengganti mobil lama dengan mobil baru. Ada banyak alasan mengapa seseorang pindah tempat tinggal. Bisa jadi karena dimutasi oleh perusahaan atau membeli aset properti dengan harga terjangkau.

Cukup nahas bila kita baru saja menyadari banyak akses di tempat tinggal baru kita adalah wilayah rawan banjir.

Jika saat ini Anda memiliki mobil sedan, hatchback, atau city car, maka mengganti mobil ke minibus atau SUV dengan ground clearance lebih tinggi adalah hal yang tepat dilakukan. Memakai mobil dengan ground clearance pendek di wilayah tersebut justru akan menimbulkan masalah di musim hujan.

2. Saat anak bertambah

Kapasitas penumpang dalam sebuah mobil menunjang kenyamanan perjalanan. Mobil dengan kapasitas lima orang penumpang tentu saja nyaman digunakan untuk keluarga kecil. Namun, jika anggota keluarga bertambah, mungkin Anda juga membutuhkan mobil yang muat lebih banyak penumpang.

Mengganti mobil lama yang sempit dengan mobil baru berkapasitas tujuh penumpang mungkin menjadi ide yang baik untuk kenyamanan perjalanan.

3. Saat suku cadang mobil lama mulai langka dan perawatan mahal

Mobil lawas yang umurnya semakin tua biasanya akan banyak membutuhkan suku cadang yang harus diganti. Tak menutup kemungkinan suku cadang mobil lama sulit didapatkan di pasaran. Kondisi mesin yang sudah tak prima pun membuat harus bolak-balik bengkel. Kondisi ini bisa menjadi pertimbangan Anda untuk mengganti mobil lama dengan mobil baru.

4. Saat punya dana cukup

Membeli mobil baru tentunya harus mempersiapkan finansial yang baik. Sebaiknya, ganti mobil Anda dengan yang baru jika kondisi keuangan sehat. Hal itu ditunjukkan dari jumlah ketersediaan uang tabungan Anda saat ini.

Jika mengganti mobil baru akan berdampak menghabiskan seluruh tabungan dan dana darurat, maka urungkanlah niat tersebut, carilah alternatif mobil yang yang lebih murah. Atau kumpulkanlah dana terlebih dulu sebelum membeli.

Anda pun bisa mencoba opsi tukar tambah mobil lama dan baru, atau menjual mobil lama terlebih dulu agar mendapat tambahan dana yang signifikan.

5. Estimasi biaya perawatan dan operasional mobil baru terjangkau

Memang tak ada larangan membeli mobil baru dengan spesifikasi lebih tinggi. Tapi, pertimbangkan pula biaya perawatan dan biaya operasional mobil baru yang Anda incar. Jangan sampai, mobil baru yang Anda incar malah memberatkan finansial ke depannya.

Jangan hanya karena faktor keinginan, Anda mengabaikan faktor keuangan dan memaksakan diri untuk membeli mobil dengan spesifikasi lebih tinggi.

6. Ketika pajak mobil baru yang Anda inginkan juga terjangkau

Bukan hanya spesifikasi, biaya perawatan, dan harga suku cadang yang harus Anda perhatikan. Besaran pajak tahunan juga tidak boleh luput dari perhatian Anda.

Pajak kendaraan bermotor merupakan salah satu pengeluaran yang bersifat wajib dibayarkan. Ketika pajak mobil baru terlampau tinggi, maka pengeluaran pasif per tahun juga akan semakin tinggi.

7. Saat Anda siap membayar premi asuransi mobil

Mobil baru juga butuh asuransi. Berbagai risiko bisa ditanggung asuransi sehingga Anda tidak terlalu merugi ketika terjadi sesuatu. Saat ingin mengganti mobil lama dengan mobil baru, pastikan pula biaya asuransi yang dibutuhkan sesuai dengan kantong Anda.

Ada beberapa komponen yang harus Anda ketahui yang berkaitan dengan besaran premi asuransi mobil. Pertama adalah wilayah (domisili mobil Anda), kedua adalah kategori harga mobil, dan yang terakhir adalah jenis asuransi yang dipilih yaitu All Risk (comprehensive) atau Total Loss Only (TLO).

Asuransi TLO tentu lebih murah ketimbang all risk, namun perlindungan yang diberikan oleh asuransi TLO hanya perlindungan saat mobil hilang atau mengalami kerusakan sebesar 75% dari harga mobil.



Simak Video "Catat! Skema Diskon PPnBM Mobil Baru"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)