4 Fakta Soal Mobil Matik: Roda Tidak Mundur saat Mesin Mati di Tanjakan

Tim detikcom - detikOto
Sabtu, 31 Okt 2020 07:59 WIB
Transmisi mobil otomatis Hyundai yang menggunakan shiftronic
Fakta-fakta mobil matik. Foto: Hyundai
Jakarta -

Mobil matik kini jadi pilihan sebagian konsumen di Indonesia. Alasannya, mobil matik mudah dioperasikan dan punya tingkat keamanan yang lebih tinggi. Bagi Anda yang belum tahu, ada beberapa fakta mengenai mobil bertransmisi otomatis.

Seperti dikutip dari laman Daihatsu, ada 4 fakta mobil matik yang perlu Anda ketahui. Apa saja?

1. Mobil matik tidak akan hidup mesinnya jika posisi tuas tidak di P (Parking).

Pada mobil-mobil matik keluaran terbaru, biasanya mesin tidak akan hidup jika posisi tuas tidak di P (Parking). Posisi tuas di P penting untuk memastikan supaya mobil tidak loncat saat mesin dinyalakan. Jika ingin menghidupkan mesin, setelah memastikan posisi tuas di P, langkah selanjutnya adalah menginjak pedal rem, memutar kontak ke posisi on atau menekan tombol start stop engine.

Mobil MatikMobil Matik Foto: Autodeal

2. Saat menghadapi situasi jalan macet dan mesin mati, mobil matik tetap diam. Tidak meloncat seperti jika menggunakan transmisi manual, terutama saat mengganti tuas ke posisi N (netral).

3. Fakta selanjutnya adalah, mobil matik tidak mundur saat mesin mati di jalan menanjak, sehingga penumpang di dalam mobil bisa tetap tenang.

4. Konsentrasi saat sedang nyetir cukup pada panel instrumen di bawah kemudi, yang menunjukkan kecepatan lari kendaraan, putaran rpm, posisi gigi, lampu, tangki bahan bakar, maupun temperatur mesin. Hal ini karena pada mobil matik hanya menggunakan sistem dua pedal dan tuas transmisi yang lebih sederhana. Beda dengan mobil manual yang mengharuskan pengemudinya pandai mengatur momentum kopling dan rajin-rajin memainkan tuas transmisi.



Simak Video "Motor Listrik Mengaspal di Kota Bandung"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/lth)