Kamis, 02 Jan 2020 13:11 WIB

Yang Perlu Dilakukan Pemilik Mobil Setelah Banjir Surut

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Foto: Ari Saputra


Kalau mau melakukan sendiri, biarkan kendaraan berada di tempat kering. Mengeringkan mobil secara penuh mungkin bisa memakan waktu berhari-hari atau berminggu-minggu, tergantung pada tingkat kelembaban di daerah tersebut.

Periksa dipstick atau indikator oli dari tetesan air. Perhatikan juga ketinggian oli. Jika oli lebih tinggi dari biasanya, kemungkinan itu adalah pertanda bahwa oli sudah tercampur dengan air. Kalau sudah begitu, sebaiknya segera kuras oli dan ganti dengan oli baru. Periksa filter udara juga agar tidak terkena air.



Mobil yang sudah terendam banjir sebaiknya segera diganti semua cairannya, termasuk oli mesin, cairan pendingin, dan minyak rem jika memungkinkan. Lepaskan busi dan pastikan tidak ada genangan air di dalam silinder.

Banjir biasanya mengandung lumpur sehingga meninggalkan garis bekas permukaan air di bodi mobil. Garis bekas permukaan air itu bisa menjadi tanda seberapa dalam mobil tenggelam dan memberikan gambaran komponen apa saja yang mungkin terpengaruh. Misalnya, jika air merendam tak sampai pintu mobil, mungkin elemen yang menjaga fungsi mobil tidak terpengaruh. Tapi, kemungkinan kerusakan pada sistem rem, bantalan roda, atau komponen suspensi dan knalpot bisa jadi terpengaruh.
Halaman
1 2 Tampilkan Semua

(rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com