Rabu, 01 Jan 2020 13:42 WIB

Hindari Mesin Mobil Mengalami Water Hammer karena Banjir

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Foto: Titik banjir di Bekasi (ist,)
Jakarta - Hujan yang melanda Jakarta dan sekitarnya sejak kemarin sore hingga hari ini menyebabkan banjir di mana-mana. Genangan air itu sangat tidak baik untuk kendaraan bermotor. Apalagi kalau sudah terkena mesin, bisa-bisa pemilik kendaraan harus merogoh kocek lebih dalam untuk memperbaikinya.

Jika pengendara nekat menerobos banjir, risiko terparahnya adalah mobil mengalami engine water hammer atau hydrolocking. Engine water hammer adalah keadaan saat mesin mobil mati mendadak disebabkan oleh air yang masuk ke ruang bakar melalui air intake dan mendapat tekanan yang sangat besar di ruang silinder oleh piston. Akibatnya setang piston akan bengkok, ring piston akan rusak, dinding silinder akan terluka, dan yang paling parah adalah melengkungnya head silinder.



Kalau sudah begitu, ongkos perbaikannya tak murah. Apalagi, asuransi standar saja tak bisa meng-cover kerusakan mobil akibat banjir.

Mengutip laman resmi Asuransi Astra, ada cara untuk menghindari engine water hammer. Yang paling penting, sebaiknya pengendara tidak memaksakan diri melewati genangan air tersebut jika tidak ingin menanggung risiko berat.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Cerita Warga Soal Ngerinya Longsor di Bogor yang Tewaskan 1 Orang"
[Gambas:Video 20detik]
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com