Mudik Pakai Mobil, Jangan Bawa Barang Berlebihan

Mudik Pakai Mobil, Jangan Bawa Barang Berlebihan

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Jumat, 16 Jun 2017 15:38 WIB
Mudik Pakai Mobil, Jangan Bawa Barang Berlebihan
Mobil melaju di Tol Fungsional Pejagan-Pemalang (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta - Terkadang, mudik menggunakan mobil menjadi pilihan banyak orang. Tapi perlu diperhatikan, barang bawaan untuk mudik tak boleh berlebihan.

Kepala Bengkel Toyota Astra Motor (TAM) Sunter, Iwan Abdurahman menyarankan agar jangan membawa barang bawaan melebihi batasnya. Apalagi menumpuk tinggi barang-barang bawaan di atap pada mobil yang atapnya bukan dirancang untuk menahan beban.

"Tentunya dapat mempengaruhi stabilitas kendaraan, terutama saat belok dengan kecepatan agak tinggi, apalagi hujan," kata Iwan kepada detikOto di Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Iwan, setiap mobil berbeda daya angkutnya, itu bisa dicek di brosur atau buku manual pemilik. Toyota Avanza misalnya, maksimal bisa menahan beban (orang dan barang) 500 kilogram, itu di dalam kabin, bukan di atap.

"Kalau di atas roof enggak pernah ada ketentuan bebannya, kecuali memang SUV yang sudah dirancang buat itu," ujar Iwan.

"Ya kalau memang mobilnya didesain untuk pake roof (untuk menaruh barang di atap), ya silakan saja. Contoh modelnya ya Land Cruiser misalnya," sambung Iwan.

Membawa barang berlebihan, kata Iwan, bakal mempengaruhi kestabilan kendaraan. Bahkan, banyak komponen mobil yang terbebani akibat barang bawaan berlebihan.

"Bensin boros, body belakang mentok saat melewati polisi tidur. Hampir semua komponen yang terimbas beban, kanvas rem, kaki-kaki, shock dan lain-lain. Belum lagi kenyamanan penumpang saat barang penuh, perjalanan jauh," kata Iwan. (rgr/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads