Nah kali ini Asuransi Astra Credit Companies (ACC) coba memberikan tips sebelum melakukan pembelian mobil bekas. Penasaran, simak yang berikut ini.
1. Cara pembayaran, kredit atau tunai
|
Foto: Rengga Sancaya
|
Jika Anda memiliki uang tunai yang cukup untuk melunasi mobil idaman Anda dan Anda masih memiliki pendapatan tetap dan tabungan lain untuk keseharian Anda, maka Anda berada dalam kondisi ideal untuk membeli mobil secara tunai.
Namun sebaliknya, jika Anda tidak memiliki uang tunai yang cukup untuk melunasi mobil idaman Anda. Tetapi Anda memiliki dana lebih untuk membayar uang muka kredit, sementara cicilan yang harus Anda bayar setiap bulannya tidak melebihi 1/3 dari pendapatan Anda.
Maka Anda berada dalam kondisi ideal untuk membeli mobil secara kredit.
2. Berasuransi atau tidak
|
Foto: Rengga Sancaya
|
Asuransi mobil biasanya berlangsung selama minimal satu tahun dan dapat diperpanjang. Jika Anda berhasil mendapatkan mobil bekas yang sudah diasuransikan, maka Anda dapat memanfaatkan tenggang waktu asuransi yang masih berjalan untuk mengatasi setiap perbaikan yang harus dilakukan pada mobil tersebut.
Selain itu, mobil yang diasuransikan biasanya berada dalam kondisi baik karena perawatannya terjamin oleh perusahaan asuransi.
Namun jika memang mobil bekas yang Anda inginkan tidak memiliki asuransi, alangkah baiknya apabila Anda membeli asuransi untuk mobil bekas tersebut.
Dengan memiliki asuransi, Anda akan terhindar dari biaya besar untuk memperbaiki mobil jika terjadi kerusakan.
3. Cek Pajak Tahunan
|
Foto: Grandyos Zafna
|
Oleh sebab itu ada cara lain untuk menghemat pengeluaran, dengan membeli mobil bekas yang jatuh tempo pajak tahunannya masih panjang. Bahkan kalau bisa diatas 6 bulan.
Sehingga Anda bisa menunda membayar pajak dan membalik nama, hingga finansial Anda membaik.
4. Cek fisik
|
Foto: thinkstock
|
Dana lebih ini nantinya digunakan untuk berbagai tujuan seperti biaya perbaikan. Besar kecilnya dana lebih tersebut, bergantung pada ketelitian Anda saat meninjau dan usia dari mobil itu sendiri.
Beberapa hal penting yang harus diperhatikan saat meninjau kondisi mobil bekas incaran Anda adalah jarak tempuh, kondisi mesin, kondisi transmisi, kondisi body, kondisi cat, kondisi interior, kondisi kelistrikan.
Jangan lupa untuk mengantisipasi kondisi mobil yang pernah terendam banjir.
Agar proses pengecekan kondisi fisik dapat dilakukan secara menyeluruh dengan lebih mudah dan meyakinkan, sangat direkomendasikan untuk melakukannya dengan didampingi oleh seorang pakar otomotif seperti montir kepercayaan.
5. Test drive
|
Foto: Rengga Sancaya
|
Dengan demikian, apabila mobil tersebut memang memiliki masalah, maka gejalanya akan lebih mudah terlihat atau dirasakan.
Halaman 2 dari 6












































Komentar Terbanyak
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Cabut ke Vietnam, Ribuan Pegawai Kena PHK
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Mau Cabut ke Vietnam, Ini Alasannya
Indonesia Ditinggal Kabur Pabrik Otomotif, Pemerintah Harus Ambil Sikap!