"Pada waktu akselerasi pertama kali saat lampu lalu lintas berubah hijau, pada waktu akselerasi mendahului kendaraan lain, pada waktu melewati tanjakan, pada waktu ngebut diatas kecepatan 100 km/jam," pereli Hiroshi Masuoka di Denpasar, di sela-sela Mirage Eco-Smart Drive-The Reality Challenge with Hiroshi Masuoka.
Apabila pedal gas kita injak sampai habis, maka pemakaian bahan bakar menurutnya akan melonjak dengan drastis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita sering mendengar, bahwa mobil yang dipakai oleh Bapak B yang tinggalnya di desa jauh lebih irit dibandingkan dengan type/jenis mobil yang sama yang dipakai oleh Bapak A yang setiap harinya berkendara di dalam kota. Bayangkan, di dalam kota yang padat, terjadi silih berganti kemacetan, berhenti oleh karena lampu lalu lintas, keharusan mempercepat kendaraan dan sebaliknya memperlambat kendaraan, mengerem dsb," papar Masuoka.
Saat mengemudi di pedesaan (Bapak B) hampir tidak ada lampu merah, kendaraan berjalan konstan 60 km/jam dimana kaki tidak perlu menekan pedal gas dengan dalam, pada akhirnya walaupun tidak menginjak pedal gas, mobil masih bisa bebas melaju.
"Contoh Bapak A & Bapak B tersebut memperlihatkan betapa kondisi pemakaian bahan bakar serta metode mengemudi yang sangat berbeda," lugasnya.
"Satu lagi, dimana perawatan (maintenance) kendaraan pun akan mempengaruhi konsumsi bahan bakar," katanya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas