Bagi banyak kalangan dunia otomotif sering diibaratkan sebagai dunianya para lelaki. Namun gadis yang satu ini mendobrak tradisi itu. Dengan lincah, dia menunggangi Ducati Monster di Sirkuit Sentul.
Ya, gadis ini adalah Desti M.P.P.. Akhir pekan lalu dengan lincah gadis yang biasa di sapa Ade Desti ini menunggangi Ducati di Sirkuit Sentul bersanding bersama para pria yang doyan ngebut di ajang Ducati Experience's Day.
Hasilnya tidak terlalu mengecewakan. Ketika diadakan fun race Ducati dengan sekitar 12 orang dan Desti menjadi satu-satunya peserta wanita, Desti berhasil menyodok di papan tengah. Padahal dia belum lama pakai Ducati.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi karena sudah terbiasa bawa motor sport, tidak terlalu canggung bawa Ducati," tambahnya.
Ducati menurut Desti memiliki tenaga dan performa yang sangat menyenangkan untuk dibawa mengebut. "Enak banget. Mantap banget," cetus wanita yang menjadi Miss Ducati ini.
Namun, Desti yang juga turun membalap di kelas 250 cc ini ternyata masuk ke dunia balap karena alasan yang unik. Dia jengkel dengan kondisi lalu lintas yang tidak bersahabat untuk para pemotor.
"Aku tuh awalnya balap karena jengkel. Karena naik motor kecelakaan terus di jalanan. Sangat riskan naik motor di jalan umum, jadi ya sudah aku ke sirkuit saja," papar gadis yang masih duduk di bangku kelas 3 SMA ini.
Dia lalu bercerita betapa kagetnya orangtua ketika mengetahui anak gadisnya ingin membalap di arena balap sungguhan. Namun setelah diberi pengertian, akhirnya orang tuanya mengizinkan.
Nah, ketika berlaga di lintasan balap, Desti menggunakan nomor balap 55 yang dipercaya sebagai angka keberuntungannya. Angka ini menurutnya merupakan sinonim dari tanggal dan bulan kelahirannya. Sebab Desti lahir di 5 Mei 1996.
"Awalnya orangtua kaget sama keinginanku. Soalnya aku bukan dari keluarga pebalap. Teman juga tidak banyak yang balap. Tapi akhirnya mereka mengerti dan mengizinkan," jelas Desti.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Di RI Banyak Merek Motor Listrik, Kenapa Harus Emmo Rp 50 Jutaan buat MBG?
Bengkel Belum Ada, Kok BGN Nekat Beli 25 Ribu Unit Motor MBG?
Diborong Proyek MBG, Desain Motor Listrik Emmo Baru Didaftarkan Akhir Tahun Lalu