"Pemerintah (seharusnya) lebih mengkontrol kendaraan yang berada di jalan, soalnya di Indonesia terlalu mudah untuk memiliki kendaraan. Dan ada kebijakan untuk mengatur volume kendaraan yang berjalan di jalanan," ujar Nadine kepada detikOto.
Kemacetan, lanjut gadis berumur 27 tahun itu tidak bisa dihindari dan merupakan fakta kehidupan di Jakarta. "Yang penting kita harus tahu jalan-jalan tikus atau jalan-jalan alternatif dan kita juga harus tahu jam-jam macet. Tapi kalau sudah terjebak yah terima saja," ucapnya pasrah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menurut aku sih transportasi massal kita harus diperbaiki dan ditambahkan, bahkan kita semua sudah tahu dan sering dikumandangkan soal ini. Karena TransJakarta saja itu tidak cukup menampung masyarakat Jakarta beraktifitas," ujar Nadine.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Haram Dilakukan saat Ujian Praktik SIM C, Sepele tapi Bikin Auto Gagal
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Harga BBM di Malaysia Turun, Bensin RON 95 Non-subsidi Setara Rp 15 Ribuan