Nissan pun merilis pernyataan resminya. "Kami bekerja keras untuk mengumpulkan dan menyediakan data akurat agar para konsumen kami bisa tenang," ujar Nissan.
Setidaknya ada 450.000 unit mobil Nissan Dayz dan Dayz Roox yang terlibat. Dengan model Mitsubishi, maka total ada 625.000 unit mobil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun ternyata saat melakukan pengembangan model baru tersebut, divisi teknis Nissan menemukan data konsumsi BBM yang tidak akurat saat mengevaluasi mobil.
Kedua perusahaan kemudian melakukan investigasi. Pekan lalu, Nissan secara resmi menyebutkan Mitsubishi sudah menyediakan data yang tidak akurat mengenai konsumsi BBM.
Terus bagaimana dengan kompensasi kepada konsumen yang sudah membeli mobil. "Kami sedang menyiapkan langkah-langkah untuk memverifikasi keakuratan data konsumsi BBM dan akan memberikan informasi yang lebih akurat dalam waktu yang cepat," ujar Nissan. (ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Permintaan Maaf Pemobil yang Konvoi Zig-zag di Tol Becakayu
Kebut-kebutan di Tol JORR, Endingnya Pajero Sport-BMW Ringsek!
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?