Dua kota di China yang sangat bergantung pada manufaktur otomotif akan mendapatkan insentif untuk mendongkrak penjualan mobil. Penyebaran virus Corona telah menumbangkan aktivitas produksi dan penjualan.
Di selatan kota Guangzhou ada pabrik Toyota, Honda dan Nissan yang bekerja sama dengan partner Chinanya. Pemerintahan setempat berencana untuk memberikan subsidi dalam rangka mendorong orang untuk membeli mobil listrik. Tapi, sejauh ini belum ada rincian lebih lanjut terkait penerapan insentif di sana.
Hunan Daily melansirkan bahwa kota Xiangtan yang dihuni 3 juta penduduk akan menawarkan uang tunai USD 429 atau sekitar Rp 6 juta untuk membeli Geely buatan lokal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Volkswagen juga yang melakukan produksi melalui FAW mengumumkan bulan lalu bahwa mereka memberikan cash sebesar 2.000 Yuan atau sekitar Rp 4 juta untuk pembelian mobil baru. Sedangkan untuk tukar tambah ada insentif tunai sebesar 3.000 Yuan atau setara Rp 6 juta.
Tidak hanya pada ritel, pemerintah setempat juga akan memberikan subsidi pada perusahaan otomotif yang terkena dampak Corona.
Penjualan mobil di China telah mengalami penurunan drastis akibat penyebaran wabah Corona. Pada bulan Januari turun 18,7 persen dibanding tahun sebelumnya sedangkan bulan Februari turun drastis 89 persen dibanding tahun lalu di periode yang sama.
Pasar domestik otomotif China diprediksi akan turun sebesar 10 persen pada semester pertama tahun 2020 dibanding tahun 2019. Menteri Perdagangan China sebelumnya telah menyatakan akan mencari cara untuk menstimulus pasar otomotif yang anjlok ini.
(rip/rgr)












































Komentar Terbanyak
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Viral 70 Ribu Motor Listrik buat Operasional MBG, Harganya Bikin Kaget!
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi