Pastinya, perubahan itu tak dapat dilakukan dengan mudah. Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan jika ingin mengganti transmisi manual ke otomatis. Pertama harus dipastikan bahwa mesin bawaan mengusung teknologi yang sesuai dengan transmisi baru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika syarat di atas telah terpenuhi, dalam pemasangannya pastikan tenaga dan torsi mesin sesuai dengan spesifikasi transmisi yang akan digunakan. Setelah itu, girboks otomatis harus mendapatkan ruang yang pas di dalam sistem penggerak mobil.
"Pertama rentang engine dan torsi engine harus masuk spesifikasi. Kedua dari housing transmisi harus bisa melekat sempurna dengan engine sehingga tidak ada clearance," lanjutnya.
Terakhir tentu pada penggunaan di tuas penggantian transmisi dipastikan dapat digunakan dengan baik oleh pengemudi. Rizqi juga menekankan untuk menyoroti odometer karena ada perbedaan rasio putaran.
"Sistem pengendalian transmisi harus bisa diakses pengemudi di depan, terakhir hati-hati sama odometer karena rasionya berbeda, putaran berapa, odometer berapa harus disesuaikan. Kalau yang udah biasa (ganti girboks) sih udah paham dia," pungkas Rizqi.
Halaman 2 dari 2
Simak Video "Video: Iritnya Kebangetan, Konsumsi Listrik Aira ev Diklaim Cuma Rp 151/Km"
[Gambas:Video 20detik] (rip/rgr)











































Komentar Terbanyak
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak
Wujud Mobil Keciduk Isi BBM Subsidi Berulang dalam Sehari, Pakai QR Code Beda-beda
Pernyataan BYD Soal Seal Terbakar di Cikampek