"Sayang Ajax kalah di Semifinal, hati saya patah, tapi tidak apa, ada pemain Belanda juga di Liverpool," ujar Roel de Vries kepada wartawan di Quinta de Jarama, Madrid, Spanyol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Roel de Vries memang merupakan warga Belanda, jadi pantas saja kalau dia menyukai Ajax. Sayang meski menjadi klub paling tersubur di Liga Champions tahun ini, di Semifinal lalu, Ajax harus bertekuk lutut pada Tottenham Hotspur dengan agregat 3-3. Tottenham unggul dalam hal gol tandang, sehingga bisa lolos ke final.
Nissan sendiri dalam 5 tahun terakhir memang menjadi salah satu sponsor Liga Champions. Tahun ini Nissan 'menyetrum' Liga Champions dengan menyediakan 363 armada mobil listrik sebagai kendaraan official Liga Champons.
"Mega fleet listrik kami akan menjangkau lebih dari 220.000 km selama final Liga Champions," ujar de Vries.
Dengan menggunakan mobil listrik selama final, Nissan berharap bisa meningkatkan kualitas udara, mengurangi polusi di sekitar kota Madrid. 363 mobil listrik itu menjadikan final Liga Champions sebagai event dengan armada mobil listrik terbesar. (ddn/lth)












































Komentar Terbanyak
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk