Vespa merupakan salah satu jenis motor yang sangat rentan akan kerusakan jika dilakukan perubahan oleh tangan yang tidak profesional. Bongkar pasang komponen di bengkel umum cenderung beresiko fatal dikarenakan kurang pemahaman mekanik terhadap organ vital Vespa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagian Vespa yang sangat rentan kerusakkan dan sangat merugikan konsumen jika mengalami kerusakan adalah pada komponen kelistrikan atau ECU. Yudi mengatakan seringkali mendapatkan konsumen yang mengalami kerusakkan pada bagian tersebut setelah menambahkan sejumlah aksesoris tanpa mempertimbangkan resikonya.
"Yang banyak kena itu biasanya ECU karena jalur kabel kita kan agak antik, beda dengan motor jepang. Contoh 946 ganti sen kecil variasi gitu di bengkel umum cabut kabel kena dashboard dan blank, harganya kan lumayan tuh dashboard 946," kenang Yudi.
Yudi mengatakan konsumen Vespa di Indonesia memang sangat menyukai penambahan aksesoris pada Vespa. Untuk aksesoris resmi dari Vespa saja, Indonesia menempati urutan kedua setelah Italia atas pembelian aksesoris Vespa. "Indonesia ini penjualan aksesorisnya terbesar ke dua di dunia setelah itali untuk vespa," ungkap Yudi.
Pada kesempatan yang sama, Public Relation and Communication Specialist PT Piaggio Indonesia, Robby Gozal menyarankan untuk tidak melakukan modifikasi atau penambahan aksesoris pada bagian yang terhubung dengan kelistrikan. "Kita menyarankan ganti yang berurusan dengan kelistrikan diusahakan jangan, sayang banget." (rip/lth)












































Komentar Terbanyak
Dadan soal Motor MBG: Dulu Klaim di Bawah Harga, Ternyata Di-markup
Ini Gudang Motor Listrik MBG yang Dipesan Dadan Hindayana
Indonesia Kian Tertinggal, Mobnas Malaysia Ekspansi EV 42 Ribu Unit/Tahun