Technical Head Manager Karoseri Laksana, Stefan Arman, mengatakan Karoseri Laksana memiliki kapasitas produksi sebanyak 1.200 sampai 1.500 unit per tahun. Kapasitas produksi itu digunakan untuk menyuplai bus domestik dan ekspor yang selama ini sudah berjalan ke negara Fiji.
"Selama ini masih banyak untuk lokal. Selama ini kita produksi 1.200-1.500 unit per tahun. Ekspor rata-rata 50 unit per tahun. Itu baru ekspor ke Fiji," kata Stefan kepada detikOto melalui sambungan telepon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk jumlah bus yang akan diekspor ke Bangladesh, Stefan belum bisa memastikannya. Yang jelas, kini Karoseri Laksana sedang mempersiapkan prototipe bus yang akan dikirim ke Bangladesh dalam waktu dekat.
"Ada 4 unit prototipe yang akan dikirim. Dalam waktu dekat kemungkinan kita akan kirim prototipenya," kata Stefan.
Dengan kapasitas produksi 1.200-1.500 unit bus per tahun, sanggupkah Laksana mengekspor 1.034 unit bus ke Bangladesh? Stefan menjawab angka itu bisa saja dicapai.
"Tergantung durasinya. Kalau bicara sanggup kita pasti sanggup tergantung durasinya," sebutnya.
Maksudnya, kalau 1.034 unit bus yang dipesan itu diproduksi dalam beberapa tahap, bisa saja tercapai. Misalnya, tahun pertama beberapa bus diproduksi dan diekspor ke Bangladesh, tahun kedua berapa unit sisanya, dan seterusnya sampai pemesanan sebanyak 1.034 unit bus itu terpenuhi. (rgr/ddn)
Komentar Terbanyak
Pajak Mobil Indonesia Dicap Paling Tinggi Sedunia
Bayangin Aja! Pajak Toyota Avanza Rp 150 Ribu, Nggak Ada Gesek 5 Tahun Sekali
RI Digusur Malaysia, Ini Sederet Dampak Buruk Penjualan Mobil Turun Terus