Seperti dilansir Reuters, perusahaan investasi yang didirikan Soros membeli obligasi Tesla selama 3 bulan pertama. Suntikan dana dari Soros ini memberikan kepastian kepada Tesla yang saat ini tengah mengalami tekanan dari para investornya karena masalah produksi mobil sedan Model 3 yang molor dari jadwal yang ditetapkan.
Baca juga: Soros dan Kisah Krisis 1997 |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain masalah produksi, Tesla pun sedang dalam masalah akibat adanya kasus kecelakaan Tesla Model S di Florida, Amerika. Mobil yang dilengkapi dengan fitur Autopilot itu tabrakan dan terbakar di Fort Lauderdale, Florida, Selasa pekan lalu. Kecelakaan itu menewaskan 2 orang. Sedangkan 1 orang dibawa ke rumah sakit.
Soros Fund Management membeli obligasi konversi sebesar USD 35 juta, obligasi ini nantinya bisa diubah menjadi saham. Obligasi tersebut akan jatuh tempo pada Maret 2019.
Soros sebelumnya pernah membeli saham Tesla, namun dia sudah melepasnya lagi ke pasaran tahun lalu. Selain Soros, miliuner saham lainnya yang senang bermain dengan industri otomotif adalah Warren Buffet. Buffet memiliki saham di BYD Auto, Perusahaan asal China. (ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Prabowo Minta Pindad Bikin Mobil Presiden Khusus buat Sapa Rakyat
Bayar Pajak STNK Tanpa KTP Pemilik Lama, Wajib Isi Formulir Balik Nama