"Kita menghimbau pada produsen motor untuk mengurangi aktivitas mudik," kata Wakil Menteri Perhubungan, Bambang Susantono di restoran Bebek Bengil, Jakarta, Senin (8/8/2011).
Menurutnya angka kecelakaan sepeda motor saat mudik lebaran cukup tinggi. Karenanya cara mudik seperti itu harus dikurangi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya ia pun menghimbau agar pemudik beralih menggunakan angkutan bus atau kereta api. "Makanya kita mereka sarankan mereka naik angkutan umum," ucapnya.
Ia pun tidak bisa memungkiri jika kendaraan sepeda motor menjadi mobilitas paling praktis ketika mudik lebaran. Namun ia menjelaskan bahwa sepeda motor bukanlah kendaraan untuk jalan jauh.
"Ternyata demikian, karena motor adalah alat mobilitas paling praktis dan itu tidak dipungkiri. Tapi sepeda motor bukan alat untuk jarak jauh. Kita juga mencoba meningkatkan kendaraan umum," tutupnya.
(ddn/ddn)











































Komentar Terbanyak
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak
Wujud Mobil Keciduk Isi BBM Subsidi Berulang dalam Sehari, Pakai QR Code Beda-beda
Kenapa Balik Nama Mobil-motor Bekas Masih Harus Keluar Duit?