Intip Garasi Bupati Bintan Apri Sujadi yang Jadi Tersangka Kasus Cukai

Tim detikcom - detikOto
Jumat, 13 Agu 2021 12:50 WIB
Bupati Bintan Apri Sujadi
Foto: Bupati Bintan Apri Sujadi. (Antara)
Jakarta -

Bupati Bintan, Apri Sujadi ditetapkan KPK sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi pengaturan barang kena cukai dalam pengelolaan kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas Bintan wilayah Kabupaten Bintan tahun 2016-2018. Menilik isi garasinya, Apri Sujadi tercatat hanya punya dua mobil, apa saja modelnya?

Dikutip detikcom, Jumat (12/8/2021) dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Apri Sujadi memiliki total kekayaan sebesar Rp 8.716.767.012 (Rp 8,7 miliar). Harta tersebut dilaporkannya pada 23 Februari 2021.

Untuk urusan isi garasi, dia hanya memiliki alat transportasi dan mesin senilai Rp 565 juta. Total nilai tersebut terdiri atas dua unit mobil.

Koleksi mobil pertama yang dimiliki Apri Sujadi ialah Honda Jazz. Mobil hatchback yang sudah tak lagi dijual di Indonesia sejak 2021.

Honda Jazz yang menghiasi isi garasi Apri merupakan lansiran tahun 2014. Sementara nilainya ditaksir Rp 165 juta.

Mobil kedua yang dimiliki dari pria kelahiran 12 April 1977 ini ialah Honda CR-V 1.5 Prestige. Ini merupakan mobil yang bertarung di kelas SUV.

Honda CR-V yang dimiliki Apri merupakan lansiran tahun 2018. Sedangkan harganya ditaksir Rp 400 juta.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan Bupati Bintan Apri Sujadi (AS) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait pengaturan barang kena cukai dalam pengelolaan kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas Bintan wilayah Kabupaten Bintan tahun 2016-2018. Selain itu, KPK menetapkan Plt Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bintan, MSU, sebagai tersangka.

"Menetapkan tersangka pertama AS, Bupati Bintan periode 2016-2021. Kedua, MSU, Plt Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bintan," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam konferensi pers, Kamis (12/8).

KPK menduga atas perbuatannya tersebut merugikan negara sekitar Rp 250 miliar. Apri diduga menerima sebanyak Rp 6,3 miliar dalam kasus ini.

"Perbuatan para tersangka diduga mengakibatkan kerugian keuangan negara sekitar sejumlah Rp 250 miliar," kata Alex.



Simak Video "Bupati Bintan Apri Sujadi Jadi Tersangka Kasus Pengaturan Cukai"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)