Intip Isi Garasi Anggota DPRD DKI F-PSI yang Adu Mulut saat Kena Ganjil Genap

Tim detikcom - detikOto
Kamis, 12 Agu 2021 17:09 WIB
Anggota DPRD DKI F-PSI Adu Mulut dengan Polisi Kena Ganjil Genap.
Anggota DPRD DKI Fraksi PSI adu mulut dengan petugas saat kena ganjil genap Foto: Wilda/detikcom
Jakarta -

Anggota DPRD dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Viani Limardi tengah menjadi sorotan lantaran adu mulut dengan polisi saat kena ganjil genap di kawasan Jakarta Selatan. Menilik sisi otomotif wanita bergelar Sarjana Hukum dari Universitas Pelita Harapan ini, ada apa saja isi garasinya?

Dikutip dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Kamis (12/8/2021) Viani Limardi tercatat memiliki total kekayaan sebesar Rp 27 miliaran, tepatnya Rp 27.658.000.000.

Dari total kekayaan tersebut, hanya terdaftar satu unit mobil yang nilainya Rp 250 juta. Tidak ada daftar kendaraan lain yang tercatat sebaga alat transportasi dan mesin milik Viani.

Satu unit mobil itu merupakan Pajero Sport lansiran tahun 2013. Tidak disebutkan varian Pajero Sport apa yang dimiliki Viani, namun seperti diketahui pada tahun 2013, Pajero Sport masih menggendong mesin Diesel DI-D 2.5 L DOHC 16-Valve Coomon Rail Turbocharged and Intercooled yang mampu menyemburkan tenaga hingga 136 PS di 3.500 rpm.

Mitsubishi Pajero Sport generasi kedua ini yang pertama kali masuk ke Indonesia pada tahun 2009. Terdapat 3 varian yakni Sport Exceed A/T 4X4, Pajero Sport Exceed A/T 4X2, Pajero Sport GLX M/T 4X4.

Mobil Pajero Sport yang dimiliki Viani terdata atas perolehan hasil sendiri.

Kebijakan pembatasan kendaraan dengan sistem ganjil genap diterapkan lagi di Jakarta pada hari ini, Kamis (12/8). Pemberlakuan ganjil genap mulai pukul 06.00 WIB-20.00 WIB.Kebijakan pembatasan kendaraan dengan sistem ganjil genap diterapkan lagi di Jakarta pada hari ini, Kamis (12/8). Pemberlakuan ganjil genap mulai pukul 06.00 WIB-20.00 WIB. (Rifkianto Nugroho/detikoto)

Adu mulut dengan petugas saat kena ganjil genap

Insiden adu mulut itu terjadi pagi tadi pukul 08.00 WIB, Kamis (12/8/2021). Mobil Viani melaju dari arah Ragunan hendak ke arah Jalan Gatot Subroto.

Namun lantaran pelat nomor kendaraan yang ditumpanginya ganjil, maka polisi memintanya untuk putar balik. Viani tak lantas mengikuti arahan petugas di lapangan. Dia sempat adu mulut dengan petugas.

Viani pun akan memprotes kebijakan selama PPKM yang terus berganti. Menurutnya dirinya turut andil dalam peraturan ini.

"Oke nanti saya akan protes ini, saya yang bikin aturannya," tutur Viani.

Usai insiden itu, Viani mencurahkan lagi terkait insiden kena ganjil genap melalui medsos IG story. Dia bingung lantaran dia yang membuat kebijakan tapi harus memprotes sendiri.

"Haduh, emang udah gila otak gue ya kan, ge yang bikin aturan, gue juga yang nggak tau, gue juga yang bingung, terus gue juga yang protes sendiri, masuk akal nggak tuh?" kata Viani dalam video singkatnya itu.

Dilihat pukul 14.33 WIB, video itu masih ada di deretan IG story akun Viani. Namun per pukul 14.50 WIB, video itu sudah dihapus.

Kebijakan pembatasan kendaraan dengan sistem ganjil genap diterapkan lagi di Jakarta pada hari ini, Kamis (12/8). Pemberlakuan ganjil genap mulai pukul 06.00 WIB-20.00 WIB.Kebijakan pembatasan kendaraan dengan sistem ganjil genap diterapkan lagi di Jakarta pada hari ini, Kamis (12/8). Pemberlakuan ganjil genap mulai pukul 06.00 WIB-20.00 WIB. (Rifkianto Nugroho/detikoto)

Mobil-mobil yang dikecualikan ganjil-genap

Tercatat ada 17 daftar kendaraan yang diizinkan melintas ketika ganjil genap kembali efektif diberlakukan. Hal ini tertuang dalam Surat Keputusan Kepala Dinas Perhubungan No. 320 Tahun 2021, tidak disebutkan mobil anggota DPRD 'kebal' dalam aturan ganjil genap.

Penerapan sistem ini seperti yang sudah djalankan pada waktu yang lalu, yakni plat nomor ganjil dilarang melintasi ruas jalan pada tanggal genap, begitu pun dengan plat nomor genap. Namun perlu diketahui bahwa STRP masih berlaku sebagai syarat perjalanan di masa PPKM level 4.

"STRP tetap jadi persyaratan, tapi kita tidak lagi melaksanakan penyekatan di 100 titik dan hanya di 8 titik kita melaksanakan pengendalian mobilitas," kata Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo, kepada wartawan, Selasa (10/8).



Simak Video "Hari Pertama Gage di Fatmawati, Puluhan Mobil Diberhentikan"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)