Kamis, 09 Jan 2020 11:35 WIB

Carlos Ghosn Menyesal Tak Terima Tawaran Jadi Bos General Motors

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Carlos Ghosn saat berkunjung ke pabrik Mitsubishi di Indonesia. Foto: Ari Saputra


Saat konferensi pers itu, Ghosn mengaku pernah ditawari untuk menjadi CEO GM pada 2009. Ghosn kini menyesal menolaknya.

Satuan Tugas Presiden Amerika Serikat untuk Industri Otomotif yang disebut Obama auto czar pernah memberikan penawaran kepada Ghosn untuk menangani GM. Steven Rattner, yang memimpin Obama auto czar, dalam bukunya yang berjudul "Overhaul" pada 2010 tentang bailout industri otomotif pemerintah, bertanya kepada Ghosn apakah ia tertarik untuk memimpin GM.



"Saya membuat kesalahan. Saya menyadarinya hari ini. Saya harusnya menerima tawaran itu, tapi saya punya keyakinan (untuk bertahan di aliansi Nissan-Renault)," kata Ghosn dalam konferensi pers di Beirut, Lebanon, dikutip CNBC.

Ghosn mengatakan Steven Rattner menawarinya dua kali lipat gajinya untuk memimpin GM. Namun Ghosn berkomitmen untuk memimpin Aliansi Nissan-Renault. Hingga akhirnya Ghosn merasa difitnah dengan tuduhan skandal keuangan.
Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Mantan Bos Nissan Carlos Ghosn Diburu Interpol"
[Gambas:Video 20detik]

(rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com