Kepada detikOto, Denny Chasmala mengungkapkan berencana akan membeli motor petualang dari Royal Enfield, Himalayan. Namun itu pun bila diperbolehkan dan harganya dapat terjangkau.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yah, walaupun bukan dari tahun yang sama, 1960-an, Royal Enfield mampu mewakili diri saya juga. Jadi kalau ingin tambah, mungkin Himalayan. Kita lihat saja nih harganya berapa nanti dan boleh atau tidak," tambahnya.
Royal Enfield Himalayan Foto: Rengga Sancaya |
Di kesempatan yang sama, Denny juga memaparkan bahwa sang istri sangat mendukung kegiatan bermotornya. Bahkan sudah mengetahui bahwa skuter klasik adalah sebuah investasi.
"Wah, istri saya mendukung banget sama kegiatan bermotor ini. Bahkan kalau saya mau jual dia sering bilang 'kalau dijual kamu bisa dapat yang lebih bagus tidak? Kalau bisa ya sudah'. Tapi yah begitu, hanya boleh beli skuter atau motor klasik. Selain itu tidak boleh, termasuk mobil," ucap Denny.
Denny Chasmala dan Royal Enfield Bullet 500 Foto: Lamhot Aritonang |
Lantas, apakah motor Adventure dari Inggris itu bisa dibawa ke garasi Denny? Hal tersebut mungkin saja terjadi mengingat di rumahnya ada satu unit Royal Enfield Bullet 500 di tengah-tengah skuter klasiknya. "Tidak tau, semoga bisa. Karena kan ini bentukannya juga klasik. Demen sama kegagahannya itu, tapi masih bentukkan klasik," ujarnya.
"Saya tidak suka motor sporty, sih." tambah Denny. (ruk/ddn)












































Royal Enfield Himalayan Foto: Rengga Sancaya
Denny Chasmala dan Royal Enfield Bullet 500 Foto: Lamhot Aritonang
Komentar Terbanyak
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Cabut ke Vietnam, Ribuan Pegawai Kena PHK
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Mau Cabut ke Vietnam, Ini Alasannya
Indonesia Ditinggal Kabur Pabrik Otomotif, Pemerintah Harus Ambil Sikap!