Ternyata, RDL itu tidak hanya mengajarkan berkendara yang benar untuk pengguna mobil. Semua pengguna kendaraan bermotor pun bisa diajarkan cara berkenadara yang benar di RDL.
"Sebetulnya sama aja. Waktu gue dapet mandat itu juga enggak harus dibilang roda empat saja. Tapi yang pasti menularkan berkendara yang baik, itu adalah program awalnya," kata Rifat di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setiap tahun ada duta baru. Namun yang penting adalah menurunkan angka kecelakaan 50 persen di tahun 2020. Dan sekarang di Indonesia growth kendaraan semakin banyak. Motor lebih banyak growth-nya. Kalau kita mengubahnya satu persatu ada 10 juta tiap tahun tidak akan selesai selesai. Jadi konsepnya kita harus menyiapkan role model," ujar Rifat.
Rifat mengaku, pihaknya memiliki modul cara berkendara yang benar untuk semua kendaraan. Bahkan kendaraan berat pun, RDL punya modulnya.
"Punya modul-modul mulai dari mobil motor, truk, forklift, women driver, pro driver, yang mau jadi pebalap bisa, yang mau bawa supercar boleh. Whatever pokoknya yang bisa bawa perubahan," katanya.
Instrukturnya pun dari berbagai kalangan. Untuk instruktur sepeda motor bahkan ada yang merupakan pebalap motor.
"Ada yang tersertifkasi dari Australia, ada pebalap motor, jadi kita semua mau meneruskan ilmu," ucap Rifat.
Mulai 1 Juli, RDL akan memberikan pelatihan safety riding kepada rider GO-JEK. Program pelatihan itu diharapkan bakal melahirkan contoh yang baik.
(rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pemerintah Ancam Cabut Izin Gojek-Grab Andai Tak Patuhi Komisi 8%
Viral Pengemudi Calya Ngamuk, Patahkan Spion-Wiper Mini Cooper
Pemilik Kendaraan yang Belum Bayar Pajak Didatangi Petugas Samsat