Dirikan Sekolah Safety Driving, Rifat Sungkar Ingin Angka Kecelakaan Turun

Dirikan Sekolah Safety Driving, Rifat Sungkar Ingin Angka Kecelakaan Turun

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Rabu, 01 Jul 2015 10:56 WIB
Dirikan Sekolah Safety Driving, Rifat Sungkar Ingin Angka Kecelakaan Turun
Jakarta - Rifat Sungkar lebih dikenal sebagai salah satu pereli nasional. Pria kelahiran 22 Oktober 1978 itu juga ditunjuk sebagai duta safety driving Indonesia, dan kini mendirikan sekolah safety driving, Rifat Drive Labs (RFL).

Ternyata, RDL itu tidak hanya mengajarkan berkendara yang benar untuk pengguna mobil. Semua pengguna kendaraan bermotor pun bisa diajarkan cara berkenadara yang benar di RDL.

"Sebetulnya sama aja. Waktu gue dapet mandat itu juga enggak harus dibilang roda empat saja. Tapi yang pasti menularkan berkendara yang baik, itu adalah program awalnya," kata Rifat di Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tekad Rifat adalah untuk menurunkan angka kecelakaan. Sampai 2020 nanti, kata Rifat, angka kecelakaan diharapkan menurun 50 persen.

"Setiap tahun ada duta baru. Namun yang penting adalah menurunkan angka kecelakaan 50 persen di tahun 2020. Dan sekarang di Indonesia growth kendaraan semakin banyak. Motor lebih banyak growth-nya. Kalau kita mengubahnya satu persatu ada 10 juta tiap tahun tidak akan selesai selesai. Jadi konsepnya kita harus menyiapkan role model," ujar Rifat.

Rifat mengaku, pihaknya memiliki modul cara berkendara yang benar untuk semua kendaraan. Bahkan kendaraan berat pun, RDL punya modulnya.

"Punya modul-modul mulai dari mobil motor, truk, forklift, women driver, pro driver, yang mau jadi pebalap bisa, yang mau bawa supercar boleh. Whatever pokoknya yang bisa bawa perubahan," katanya.

Instrukturnya pun dari berbagai kalangan. Untuk instruktur sepeda motor bahkan ada yang merupakan pebalap motor.

"Ada yang tersertifkasi dari Australia, ada pebalap motor, jadi kita semua mau meneruskan ilmu," ucap Rifat.

Mulai 1 Juli, RDL akan memberikan pelatihan safety riding kepada rider GO-JEK. Program pelatihan itu diharapkan bakal melahirkan contoh yang baik.



(rgr/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads