Pengalaman 6 Dekade Tata Motors Cukup Untuk Bersaing di RI?

Wawancara Khusus Tata Motors (1)

Pengalaman 6 Dekade Tata Motors Cukup Untuk Bersaing di RI?

- detikOto
Senin, 08 Jul 2013 16:11 WIB
 Pengalaman 6 Dekade Tata Motors Cukup Untuk Bersaing di RI?
Karl Slym
Mumbai, India - India menjadi salah satu macan Asia setelah China, tentu hal ini sangat beralasan mengingat potensi industri di India diperkirakan bakal terus meningkat di setiap tahunnya.

Salah satu industri yang tengah menggeliat di India adalah otomotif. Mereka memiliki satu merek mobil Tata Motors. Tata Motors bahkan sudah menjadi pemain dunia dengan membeli merek-merek mobil mewah seperti Jaguar dan Land Rover.

detikOto dan 10 rekan media dari Indonesia melakukan wawancara khusus dengan Karl Sylm yang kini menduduki jabatan sebagai Managing Director Tata Motors Limited, dan pejabat-pejabat lainnya di Tata Motors. Berikut petikan wawancaranya:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Pengalaman apa yang akan dibawa Tata Motors untuk pasar Indonesia? Karena Tata Motors akan bersaing langsung dengan produsen Jepang dan Eropa, lalu bagaimana anda mendistribusikan dan memastikan Tata akan diterima di Indonesia?

Karl Sylm (KS) : Terima kasih atas pertanyaan anda. Tapi untuk menjawab perbedaan kendaraan komersial kami dan posisi kami di Indonesia akan dijawab oleh Pisharody (Ravindra Pisharody- Executive Director-Commercial Vehicles Tata Motors Limited).

Pengalaman kami untuk pasar domestik dan internasional itu sudah memasuki usia 60 tahun, tapi sebenarnya untuk pasar India kami sudah melebihi waktu tersebut, tapi untuk pasar Internasional itu sudah 60 tahun sejak 1961.

Kami pastikan produk yang kami jual merupakan produk terbaik, lebih memfokuskan kepada pelanggan yang telah disesuaikan dengan pasar Indonesia. Saya pikir anda memberikan perbandingan kami dengan produk China di Indonesia, tapi kami memiliki model bisnis dan semua produk yang mudah diterima di semua pasar (global).

Saya pikir kami sangat berpengalaman selama 60 tahun di berbagai negara dan kelompok, kami juga sangat berpengalaman dalam melakukan bisnis di pasar internasional. Jadi saya pikir kami sangat pengalaman, kita telah sukses dan menemukan siapa diri kita (Tata Motors) dan berbeda dengan yang lainnya dipasar Indonesia. Secara khusus saya akan meminta Ravi dan Ranjit untuk menambahkan.

Ravi Pisharody (RP): Seperti apa yang dikatakan Mr Slym, kami telah melakukan ekspor untuk kendaraan komersial sejak 1961 dan telah memiliki pengalaman lebih dari 50 tahun lebih untuk menjual kendaraan di luar India.

Kami memiliki porpolio unik dan saya pikir uniknya bukan hanya kami dari India atau Asia tapi secara keseluruhan kami memang memiliki keunikan. Anda telah melihat semua produk kami, yang awalnya kami hanya menjual 20 ribu rupees dan sekarang kami sudah bisa menjual hingga 50 atau 60 lakh rupees.

Begitu juga dengan halnya kendaraan penumpang, awalnya kami hanya memperkenalkan Nano dan kini telah memiliki kendaraan yang lebih besar (MPV dan SUV). Jadi saya pikir jika Anda melihat portofolio kami maka bisa dikatakan produk kami bisa dimanfaatkan di banyak negara terutama negara berkembang. Dan kami memiliki portofolio yang sangat baik.

Kami sudah memiliki 50 pangsa pasar di banyak negara seperti Srilanka, Bangladesh dan Nepal. Dan bahkan di beberapa pasar di Afrika, Eropa Selatan kami benar-benar memiliki pangsa pasar hingga dua digit market share.

Jadi kami tidak akan memasuki sebuah pasar (jika tidak sungguh-sungguh) jadi tidak mungkin untuk kami memasuki pasar lalu meninggalkan pasar karena kami tidak berhasil atau kehilangan minat.

Pasar Indonesia memiliki kesamaan dengan pasar India, sehingga saya pikir produk yang kami lahirkan akan berhasil dan menjadi populer di Indonesia. Dan untuk memberikan contoh untuk anda otu seperti Ace dan Super Ace Family yang tidak populer di India, tapi sejak 2005 silam hingga saat ini kami memiliki lebih dari 50 persen pendapatan kami dari komersial.

Sehingga kami banyak mengenal pasar, khususnya untuk pasar Asia ada permintaan yang sangat kuat untuk produk ini (Tata Motors). Selain itu kami memiliki produk yang terjangkau dan saya pikir kita akan mempertahankan hal itu untuk jangka panjang.

Kami tidak hanya melakukan satu langkah saja, kmai juga melakukan investasi diperusahaan (bangun pabrik Tata) dan kami juga melakukan investasi dimerek lain, dan buktinya kami meraih sukses.

Dan bicara untuk distribusi, kita memiliki daerah luas dan distribusi yang tersebar disejumlah besar negara. Jadi saya pikir kami memiliki ruang di banyak negara dimana disana kita sudah beroperasi dan memberi kesempatan yang sangat baik untuk memanfaatkan dan menghadirkan di Indonesia.

Selanjutnya jawaban juga diberikan President Passenger Vehicles Business Unit, Ranjit Yadav.

Saya pikir Karl dan Ravi sudah menjawab semuanya. Saya hanya ingin mengatakan India adalah salah satu pasar yang paling kompetitif. Dimana kami (di India) memiliki berbagai merek, seperti dari Eropa, Jepang, Korea dll.

Dan kami bermain di sini dan mendapatkan kesuksesan di sini (India). Sehingga kita sangat tahu bagaimana menangani sebuah kompetisi. Selain itu Kami juga mengekspor seperti yang disebutkan oleh Karl baik di Eropa, Afrika Selatan dan seterusnya.

Dan kami percaya kami telah memiliki portofolio di set yang dapat meraih sukses. Karl juga menyebutkan bahwa kita memiliki populasi yang sangat muda dan mirip dengan Indonesia.

Sehingga kita berfokus pada desain, pengalaman berkendara. Dan Ini yang sedang kita kerjakan untuk fokus produk kami saat ini.

Saya tahu Indonesia adalah negara yang paling terhubung di dunia. Tapi saya pikir kami telah belajar dari India dan akan belajar bersama-sama untuk pasar Indonesia.

Jadi apa yang akan kita lakukan sekarang, kendaraan kami akan menjadi solusi dan akan meraih sukses di Indonesia. Karena kita memiliki kesesuaian produk yang besar, kita memiliki niat untuk berada di pasar untuk jangka panjang dengan portofolio kami dari Nano hingga SUV.

Saya pikir akan sangat baik (memperkenalkannya di Indonesia). Dan kami berkomitmen untuk mengubah dan memastikan kendaraan kami cocok untuk pasar Indonesia. Jadi ini adalah komitmen besar dari sisi kami selain menjual kendaraan dan memberikan pelayanan terbaik. Terima kasih.

KS: Sehingga kita memiliki satu poin penting, jika kami memperkenalkan produk kami dan memperkenalkannya begitu saja dipasar tentu kami belum tentu akan meraih kesuksesan.

Sehingga sangat penting bagi kita untuk mengembangkan mobil kami di pasar Indonesia. Misalnya dengan menggunakan empat Desain Center. Kami memiliki satu di Inggris, satu di Italia, satu di Korea dan kami memiliki satu di India.

Dan kami akan menggunakan pusat-pusat 4 desain center tersebut untuk memastikan kita dapat masuk kedalam pasar global. Dan Saya pikir itu sangat penting bahwa kita mencapai pasar global.

Selain itu seperti pusat pelatihan (di Indonesia) kita akan memilikinya. Bahkan sebelum melakukan peluncuran September kami merencanakan kami sudah memilikinya di akhir Juli, dan diawal Agustus kita sudah bisa menggunakannya.

Ini juga persiapan yang kami lakukan untuk menciptakan dukungan yang tepat untuk layanan pelanggan. Kami telah melakukan start up perencanaan ini selama 8-9 bulan secara menyeluruh.

Sehingga kami dapat memberikan dukungan yang sangat baik di semua lini dan tidak menjadikan kami tidak seperti banyak perusahaan lainnya. Kami melakukan secara bertahapakan merambah kesmua pulau (di Indonesia).

Dan kita akan memulai di Jawa dan Bali, sehingga apapun yang kita lakukan kita sangat yakin, dan secara bertahap kami akan memperluas bisnis kami. Jadi apa pun yang kami jual dapat memberikan dukungan kepada pelanggan.

Ini adalah sesuatu yang kami yakini dan kita siap untuk itu. Terima kasih.

2. Produk apa yang akan Tata Motor perkenalkan di September 2013, model seperti apa dan segmen seperti apa?

KS: Oke, untuk model pertama kami belum bisa kami umumkan hari ini hingga saat peluncuran, tapi bagaimana pun itu sebentar lagi. Dan kami sangat senang bisa menganjak anda semua lagi ke Mumbai India.

Kami juga akan meluncurkan produk kami sebagai langkah kedua kami, tapi kami juga belum bisa mengatakan produknya. Kami telah merencanakannya cukup lama, sehingga kita tidak datang dan melakukan sesuatu yang salah.

Langkah pertama merupakan hal yang paling penting, Anda akan mengingat aktivitas pertama Anda, itu sebabnya kami telah mengambil begitu lama dalam perencanaan disetiap aspek.

Kami akan memperkenalkan kendaraan di 3 segmen baik kendaraan penumpang dan komersial dan akan kami umumkan nanti. Kami sangat yakin akan diterima di pasar, karena kami telah menghabiskan waktu yang lama untuk mempersiapkan produk kami.

Percaya akan mendapatkan respon yang baik akan produk kami, dan kendaraan kami akan menjadi pasar yang besar diluar India dalam waktu singkat (di Indonesia). Karena kami telah memiliki pengalaman hingga 60 tahun diapsar Internasioa. dan kami memiliki pengetahuan didalam (India) maupun luar negeri.

Head International Business Comercial Tata Motors Limeted, RS Wasan: Mengenai ASEAN, kami telah hadir di Thailand selama 6-7 tahun. Kami juga telah mengambil pasar, baik unntuk pasar diesel dan CNG pick-up.

ASEAN merupakan salah satu pasar otomotif dengan pertumbuhan tercepat di dunia dan Indonesia adalah salah satu pasar terbesar selain di Thailand. Kami berencana untuk berinvestasi di Malaysia, Thailand, dan negara lainnya. Dan Indonesia akan menjadi poros di mana kita akan membangun strategi untuk ASEAN.

Kami juga akan memperluas hingga Vietnam, Malaysia dan Filipina. Thailand merupakan pilar yang sangat penting bagi kami. Kami meluncurkan merek pada bulan September dengan fasilitas manufaktur kami di Thailand. Kami mengharapkan untuk melakukannya dengan baik. Penelitian telah berlangsung secara paralel untuk memulai sesuatu yang serupa di Indonesia.

Ravi Pisharody Executive Director-Commercial Vehicles Tata Motors Limited: Indonesia akan menjadi pasar yang besar untuk banyak dari produk ini.

Akan memiliki pendekatan dalam fase ganda. Beberapa kendaraan akan diluncurkan pada bulan September tahap I dan beberapa akan berada di tahap kedua. Ini akan membantu kita mencapai dan menjadi bisnis tunggal terbesar di luar India.


(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads