Menaklukkan 'Sirkuit' Belitung Pakai Yamaha R15 dan R25

Menaklukkan 'Sirkuit' Belitung Pakai Yamaha R15 dan R25

- detikOto
Selasa, 02 Sep 2014 14:50 WIB
Menaklukkan Sirkuit Belitung Pakai Yamaha R15 dan R25
aditya - detikOto
Belitung -

Akhir pekan lalu awak media otomotif nasional termasuk detikOto diajak oleh Yamaha Indonesia bertandang ke Belitung. Tujuannya tak lain adalah riding menggunakan Yamaha R15 dan R25 mengelilingi Belitung.

Sampai di Bandara Belitung, detikOto langsung melihat kondisi jalanan di kota itu. Kesan pertama yang terlintas adalah Belitung merupakan kota kecil yang tidak terlalu banyak penduduknya tapi memiliki potensi alam dan kontruksi jalan yang luar biasa.

Hanya berselang beberapa jam setelah sampai di Belitung, detikOto bersama para awak media otomotif lainya tiba di diler Yamaha. Disitu motor sport terbaru Yamaha, R15 dan R25 sudah berjejer rapi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pihak Yamaha memberikan kesempatan pertama kepada detikOto untuk mencoba merasakan ketangguhan dari Yamaha R25. Setelah mendapatkan nomor urut, detikOto langsung mengenakan peralatan keamanan (Safety Gear).

Semuanya sudah rapi dan turing itu dibuka langsung oleh Kasatlantas Belitung. Nah, mau tahu bagaimana keseruan menunggangi R15 dan R25 di Belitung? Yuk simak ulasannya di bawah ini!

1. Menunggangi R25 Tembus 135 Km/jam

aditya - detikOto
Mesin sudah menyala dan perjalanan pun dimulai. Baru berjalan beberapa kilometer, detikOto benar-benar kagum dengan keindahan alam Belitung dan yang tak kalah pentingnya adalah kontur jalan dan kualitas aspal di Belitung yang sangat bagus.

Berjalan menuju beberapa tempat di Belitung menggunakan Yamaha R25 cukup nyaman. Dengan kontur jalan dan kualitas aspal di Belitung yang cukup bagus, detikOto menyebutkan itu adalah 'Sirkuit'. Tapi Sirkuit disini bukan dalam arti yang sebenarnya.

Jalannya juga cukup beragam, yang benar-benar mirip dengan Sirkuit adalah banyaknya kelokan dan ada juga jalan yang lurus yang panjangnya kurang lebih 2 km.

Jalan yang berkelok di Belitung banyak yang menantang adrenalin. Bayangkan saja jalanan dari lurus, tiba-tiba berkelok tajam. Hampir rata-rata semua yang berkelok berada di kecepatan minimal 80 km/jam.

Momen yang paling asyik adalah ketika melintas jalan yang lurus dan panjang. Mobil patwal yang ada didepan sengaja digeber agar rombongan Yamaha R15 dan R25 juga ikut menggebernya.

Sebelum digeber, detikOto sedang berada di kecepatan 80 km/jam, tapi ketika semuanya menggeber motornya masing-masing, Yamaha yang ditunggangi detikOto juga ikut digeber.

Selongsong gas coba dipelintir lebih dalam lagi dan perseneling dari posisi 3 cepat-cepat dipindahkan ke 4 dan seterusnya hingga ke 6. DetikOto penasaran dengan kecepatan yang diraih, sesekali mata detikOto melhat ke speedometer.

Saat itu, detikOto berhasil menggunggahi Yamaha R25 hingga kecepatan 135 km/jam. Itu bukan hasil maksimal buat motor sport Yamaha, motor itu masih bisa digeber lagi, tapi karena kondisi jalanan yang tidak memungkinkan akhirnya detikOto menutup kembali gasnya.

"Di jalan yang lurus tadi benar-benar asik, Gue pakai R25 tembus 160, itu belum mentok tapi kondisi jalan di depan sudah tidak memungkinkan jadi gue juga ikut tutup selongsong gas," ujar salah satu awak media menceritakan kepada detikOto.

2. Menunggangi R15 Tembus 125 km/jam

aditya - detikOto
Kesempatan kedua, detikOto memutuskan untuk menunggangi Yamaha R15. Kondisi jalannya berbeda dengan hari pertama ketika detikOto mengendarai R25. Tapi untuk urusan menantang aderealin tetap ada hanya saja tidak tidak melewati jalanan yang lurus seperti hari sebelumnya.

Ada kesempatan untuk menggeber R15, detikOto mencobanya. Di jalanan yang lurus detikOto hanya bisa meraih kecepatan 125 km/jam. Hasil itu juga bukan yang maksimal untuk R15, karena kondisi di depan tidak memungkinkan untuk terus menggebernya maka detikOto hanya bisa menempuh kecepatan itu.

Yamaha R15 sebenarnya bisa dipacu lebih cepat lagi dari hasil yang dibuat oleh detikOto karena motor itu masih mau diajak berlari dengan kencang.

3. Sensasi Kebut-kebutan dengan Yamaha R15 dan R25

aditya - detikOto
Hari pertama detikOto menggunakan R25 dan hari kedua menggunakan R15. Sensasi berkendaranya sudah jelas berbeda. Ketika detikOto mengendarai R25 meski berjalan dengan kecepatan tinggi motor itu lebih nyaman dan seimbang ketimbang R15.

Apalagi untuk urusan posisi berkendara dengan menempuh jarak yan jauh. Yamaha R25 jauh lebih enak ketimbang R15. Posisi tangan detikOto ketika mengendarai R25 tidak sekaku menggunakan R15.

Masing-masing motor sport Yamaha itu memang memiliki plus dan minusnya. Menurut detikOto, R15 lebih lincah ketika diajak melewati jalan yang berkelok-kelok dan R25 lebih tangguh ketika di jalan yang lurus.

Ketika melewati jalan yang berkelok-kelok apalagi yang benar-benar tajam, dengan kecepatan 80 hingga 90 km/jam, kedua motor Yamaha itu enak diajak untuk miring dan mudah untuk dikendalikan.

4. Kesimpulan

- Poin Plus

1. Yamaha R15 dan R25 enak ketika diajak melintas di jalanan yang berkelok-kelok.
2. Kemampuan keduanya sama-sama tangguh
3. Desain kedua motor sport Yamaha itu juga cukup keren
4. Yamaha R25 mimin getaran
5. Perpindahan gigi R15 dan R25 cukup halus

- Poin Minus

1. Posisi berkendara di R15 kurang nyaman atau tidak seperti R25.
2. Ketika menyentuh RPM 7.000 Yamaha R15 getarannya cukup kencang.
Halaman 2 dari 5
(ady/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads