Peserta start dari Kota Vinh Vietnam, Rabu (29/6/2016) dan akan menempuh perjalanan ke Hanoi dengan panjang jarak sekitar 490 km. Dalam kesempatan ini detikOto bersama 3 jurnalis Indonesia lainnya diberikan kesempatan mengendarai Mazda CX5. Tentunya, gaya berkendara peserta harus disesuaikan dengan gaya berlalu-lintas masyarakat Vietnam yang 'unik'.
Benar saja, baru keluar dari hotel peserta harus ekstra hati-hati untuk menyeberangi sebuah persimpangan. Lampu lalu lintas seakan tak berarti karena banyak yang menerobos jalan. Ditambah lagi dengan motor yang melawan arus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hati-hati ada motor yang melawan arah dengan kecepatan cukup tinggi," ujar pemandu test drive dalam bahasa Inggris.
Setelah melewati Kota Vinh, peserta harus melintasi jalanan lintas provinsi. Medan jalannya kurang lebih mirip jalur Pantura Jawa. Jalanan lurus dengan 3 lajur membuat peserta memacu kendaraan dengan cepat. Namun, baru saja menginjakan gas pemandu kembali mengingatkan.
"Hati-hati, di sini banyak orang yang menyeberang sembarangan," ucap pemandu tersebut.
Setelah 100 km perjalanan, lalu lintas yang tadinya lancar berubah jadi macet. Tapi bukan berarti macetnya karena padatnya volume kendaraan melainkan karena ada gerombolan sapi yang berjalan di tengah jalur.
Jelang setelah menempuh sekitar 200 km, peserta tiba di Kota Nin Binh dan peserta harus melintasi jalan Tol yang menghubungkan Hanoi dengan Nin Binh. Di sinilah ketangguhan Mazda dalam performa dapat dirasakan para peserta. (rvk/nkn)












































Komentar Terbanyak
Prabowo Mau Buka Pabrik Mobil di RI: Kenapa Kita Jadi Pasar Mobil Orang Lain?
Prabowo Sebut Semua Mobil-motor Bakal Pakai Listrik, Orang Kaya Isi Bensin
Pujian Media Asing Buat Veda Ega Pratama usai Cetak Sejarah di Moto3