Kini Honda menambah pilihan itu dengan merilis Honda BR-V. Akhir Januari lalu, Honda sudah menyerahkan 200 unit mobil BR-V kepada pemesannya yang sudah menanti sejak Agustus tahun 2015 lalu. Dan detikOto pun kembali berkesempatan menjajalnya.
Setelah sebelumnya reporter detikOto Herianto Barbara, mencicipi mobil di Jepang, detikOto juga mendapatkan kesempatan penuh untuk menjajal mobil dengan jalanan yang cukup ekstrem di Pulau Bali beberapa waktu lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Di sana sudah menanti puluhan mobil BR-V yang diparkir di tebing-tebing tepi pantai. Jalanannya masih baru, tebing-tebing dipapas untuk membuat jalan menuju pantai. Jadi kebayang kan mengendarai mobil dengan sisi kiri atau kanannya, tebing dengan pemandangan lepas pantai. Wuihh.
Setelah dari Melasti, rombongan mengarah menuju Ayana Resort untuk beristirahat, dan kemudian meneruskan perjalanan keesokan harinya menuju Batur Geopark. Kaldera berbatu ini terbentuk dari letusan Gunung Batur yang masih terlihat sisa keperkasaannya. Tanahnya pun masih tandus, sehingga Honda memutuskan untuk menanam 10.000 pohon kayu putih di kaldera tersebut.
dok PT Honda Prospect Motor |
Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Mara River, Safari Lodge. BR-V seakan diumpankan pada hewan buas seperti singa, harimau di sana.
![]() |
Nah bagaimana pengalaman detikOto menjajal mobil ini? Yuk simak review lengkap Honda BR-V E CVT Prestige:
1. Tampilan eksterior
|
Foto: Honda Prospect Motor
|
Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy menyebut, memang platform Mobilio dan BR-V sama, tetapi mobil Jazz, Freed, City dan Brio juga mengusung platform yang sama. "Gak persis sama memang ada yang dituning," ujarnya.
Lanjut ke eksterior BR-V, grille depannya memang keren dengan lapisan krom yang tebal untuk tipe Prestige. Lampu kabutnya di varian ini tersedia, jadi tidak masalah meski cuaca di Bali saat mobil dites sedang tidak bersahabat.
Mobil juga terlihat macho dengan roof rail dan pijakan di sisi kiri dan kanan mobil. Antenanya radionya sudah keren dengan memakai antena model sirip hiu di bagian belakang mobil.
Bagian belakangnya juga tidak ada tempat untuk ban belakang atau konde yang biasanya dipasang di mobil sejenis ini. Ban cadangan disimpan Honda di bagian bawah mobil.
2. Interior
|
Foto: Dadan Kuswaraharja
|
Untuk memanjakan telinga, ada audio dengan layar 6,1 inci yang kata Honda sudah dilengkapi dengan nanoe untuk menciptakan kabin yang lebih segar. Audionya sudah cukup lengkap, bisa mendengarkan musik dari radio, CD, Bluetooth, atau juga dari MP3 player Anda dengan mengoperasikan layar sentuhnya.
Posisi setirnya bisa Anda atur sehingga saat menyetir bisa lebih nyaman. Baris keduanya bisa dilipat langsung dengan hanya menekan satu tuas saja. Jadi akses ke kursi belakang lebih mudah.
Bagaimana soal akomodiasi di bagian belakang? Saat detikOto duduk di bagian belakang, ternyata kaki detikOto mentok banget di kursi baris keduanya.
![]() |
Padahal detikOto tingginya mencapai 165 cm. Tapi rupanya kursi baris kedua bisa digeser-geser, jadi ruang kaki bisa agak lebih lega.
Bagasi? Ternyata tidak sekecil bayangan detikOto, meski baris ketiganya tidak dilipat mobil bisa menampung beberapa tas bagasi ukuran sedang. Kalau memang harus mengangkut banyak barang, ya siap-siap saja harus melipat kursi bagian belakang dan mengikatnya ke baris kedua.
![]() |
Akomodasi? Honda tergolong ramah dalam menempatkan berbagai macam barang bawaan. Di kabin ada banyak tempat penyimpanan baik untuk gelas atau lainnya.
3. Performa
|
Foto: Dadan Kuswaraharja
|
Mobil bisa berakselerasi spontan meski bodi mobil tergolong cukup besar. Mesinnya menggunakan mesin 1.500 cc yang menghasilkan tenaga maksimal 120 ps dan torsi mencapai 145 Nm. Dari sisi tenaga BR-V boleh jadi paling besar di kelasnya. Jadi dibuat melahap tanjakan di Bali pun mobil tak terlalu masalah.
Perpindahan gigi transmisi otomatis pun cukup smooth, tak terasa hentakan. Namun yang paling detikOto suka dari mobil ini adalah suspensinya yang lembut.
BR-V memiliki layar MID yang menginformasikan konsumsi BBM secara real time dan rata-raata. Dari hasil perhitungan komputer mobil terlihat, meski mobil diuji secara brutal, konsumsi BBM mobil secara rata-rata mencapai 6,7 km per liter. Angka ini pastinya bisa lebih baik kalau rutenya hanya jalanan yang rata atau jalan di aspal.
4. Kesimpulan
|
Foto: Honda Prospect Motor
|
Sayangnya untuk kursi bagian belakang, penumpang tidak bisa mendapatkan akomodasi yang cukup banyak. Jika mau, penumpang di kursi kedua harus mengalah untuk menggeser kursinya ke bagian depan.
Satu lagi yang cukup menggelitik, adalah kunci BR-V ini meski sudah mengusung immobilizer ternyata tidak mengeluarkan bunyi klakson saat kuncinya dipijit. Saat remote mobil dipijit, mobil hanya lampunya saja yang berkedip. Jadi kalau Anda menemukan banyak BR-V di parkiran dan modelnya sama seperti saat test drive BR-V di Denpasar ini, siap-siap saja pakai kekuatan ingatan Anda, agar tidak salah membuka pintu mobil.













































dok PT Honda Prospect Motor


Komentar Terbanyak
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk