Beruntung, detikOto bisa merasakan ketangguhannya, kali ini di jalanan ibukota Jakarta. Penasaran, yuk kita simak ulasannya satu ini.
1. Desain
|
|
Begitu juga dengan lekukan tangki, stang lebar, posisi kaki, lekukan jok membuat Monster 795 ideal dan asik untuk meliuk dipadatnya jalnanan Jakarta. Terakhir tampilan belakang disajikan begitu gahar, dengan tampilan 2 mufler yang sejajar.
Begitu juga dengan tampilan display Digital yang bisa menunjukan Speedometer, rev counter, time, scheduled maintenance warning, oil temperature, trip fuel, lap time, warning light for low oil pressure, fuel level, fuel reserve, neutral, turn signals, overrev, immobilizer, ready for DDA system. memperlengkap tampilan Ducati Monster 795.
2. Fitur
|
|
Demi menambah kenyamanan saat berkendara Ducati memilih untuk menggunakan suspensi depan 43mm upside-down forks bersama peleg 3-spoke light alloy 3.50 x 17, dan untuk bagian suspensi belakang Ducati Monster 795 menggunakan Double sides swingarm dengan peleg 3-spoke light alloy 4.50 x 17.
Soal sistem pengereman, Ducati Monster 795 memilih untuk menggunakan 2 x 320mm discs, 4-piston radial calliper untuk bagian depan. Sedangkan untuk bagian belakang menggunakan 245mm disc, 2-piston calliper.
3. Mesin
|
|
Dengan menggunakan tipe mesin L-Twin cylinder, 2 valve per cylinder Desmodromic, air cooled berkapasitas 803 cc bersama sistem pengabutan Electronic fuel injection, 45mm throttle body with stepper motor.
Membuat moge yang satu ini memiliki kompresi rasio mencapai 11:01. Dan begitu asyik untuk ditunggai diberbagai macam kondisi jalanan.
Dimana mesin anyar ini mampu menyemburkan tenaga hingga 64kW-87 CV di 8.250 rpm. Dan memiliki Torsi hingga 78 Nm-8 kgm di 6.250 rpm.
4. Performa
|
|
Nafas panjang dengan suara menderu sudah pasti bakal mengitari telinga detikOto dan setiap pengendara lainnya. Bukti nyata juga ditampilkan saat detikOto berada pada transmisi kedua, responsif begitu terasa dan meski baru di rpm 4.000-6.000 kecepatan Ducati Monster 795 sudah mencapai 100 km/jam.
Sayang padatnya jalanan Jakarta membuat detikOto harus mengurangi tegangan gas dan mencapai akselerasi sesungguhnya yang di miliki Ducati Monster 795.
5. Harga
|
|
6. Kesimpulan
|
|
Ducati Monster 795 teras begitu ringan, dan bisa meliuk-liuk dengan mudah meski putaran stang tidaklah terlalu banyak.
Panasnya mesin baru akan terasa jika motor dalam kondisi macet yang berkepanjangan, namun hal itu dirasa lumrah mengingat mesin yang ditawarkan begitu besar. Namun saat melaju bisa dipastikan hawa panas mesin tidak akan terasa sama sekali.
Halaman 2 dari 7












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi