Jorge Martin mengakui Marc Marquez sulit dikalahkan dalam MotoGP Jepang 2026.
Martin bahkan merasa sudah menjalani balapan yang hampir sempurna, tetapi tetap harus puas finis kedua di belakang rider Ducati tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Martin mengawali balapan dari pole position dan langsung mengambil holeshot. Pebalap Aprilia itu kemudian memimpin dengan Marc Marquez terus menempel di belakangnya.
Duel keduanya berlangsung hingga lap ke-11. Marc akhirnya menemukan celah dan menyalip Martin di sektor awal Motegi untuk mengambil alih posisi terdepan.
Setelah berada di depan, Marc mampu meningkatkan kecepatannya. Ia kemudian membangun jarak hingga finis dengan keunggulan 1,390 detik atas Martin. Marco Bezzecchi melengkapi podium.
Martin mengaku hasil tersebut bukan yang diinginkannya. Namun, dia merasa sudah mengeluarkan kemampuan terbaiknya sepanjang balapan.
Jorge Martin dan Marc Marquez Foto: Getty Images/Gold & Goose Photography |
"Saya sangat senang dengan apa yang kami dapatkan. Memang bukan hasil yang sebenarnya saya inginkan. Saya ingin menang, tapi menurut saya hari ini sangat sulit untuk mengalahkan Marc," ujar Martin sebelum naik podium.
"Saya rasa ini adalah salah satu hari di mana saya membalap dengan hampir sempurna. Saya sangat mulus, sangat percaya diri, meskipun pada akhirnya saya tidak bisa menang. Jadi, saya hanya bisa mengucapkan selamat kepada Marc atas kemenangannya," lanjutnya.
Marc sendiri mengakui balapan tidak mudah ketika masih berada di belakang Martin. Namun, dia yakin punya kecepatan yang bagus jika sudah berada di depan.
"Balapan kali ini cukup berat, terutama saat saya berada di belakang Jorge. Tapi saya tahu bahwa, jika saya bisa memimpin balapan, kecepatan saya bagus," kata Marc.
Martin sempat mencoba memberikan tekanan setelah Marc mengambil alih posisi terdepan. Namun, Marc kemudian meningkatkan pace dan membuat dua lap terakhir berjalan lebih nyaman.
"Jorge sempat mencoba menyerang, tapi kemudian saya sedikit meningkatkan kecepatan saya, dan itu cukup untuk menjalani dua lap terakhir dengan lebih santai," ujar Marc.
Kemenangan ini membuat persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin ketat. Martin memang gagal menang di Motegi, tetapi masih mempertahankan posisi teratas klasemen.
Martin kini mengoleksi 333 poin, hanya unggul dua poin atas Marc yang mengumpulkan 331 poin.
Artinya, setelah MotoGP Jepang, perebutan gelar praktis kembali terbuka. Martin dan Marc akan melanjutkan persaingan tersebut ke seri berikutnya, MotoGP Mandalika.
Martin juga tetap puas dengan performa Aprilia di Motegi. Menurutnya, paket motor yang dimiliki timnya sudah cukup kuat untuk menghadapi sisa musim.
"Dari sisi saya, saya sangat senang karena kami memiliki paket yang sangat hebat, paket yang bagus untuk bersaing di sisa musim ini. Saya sangat senang bisa naik podium di sini, di Jepang. Saya suka sekali trofinya," tutur Martin.
"Jadi, benar-benar senang, dan ya, arigatou gozaimasu."
(mhg/rgr)











































