Berakhirnya Rentetan 88 Podium Ducati

Berakhirnya Rentetan 88 Podium Ducati

Septian Farhan Nurhuda - detikOto
Senin, 02 Mar 2026 17:22 WIB
Rekor 88 podium Ducati berakhir! Foto: AFP/MOHD RASFAN
Rekor 88 podium Ducati berakhir! Foto: AFP/MOHD RASFAN
Jakarta -

Ada apa dengan Ducati di MotoGP Thailand 2026? Tim Borgo Panigale itu untuk pertama kalinya sejak 2021 tak menempatkan satupun pebalapnya di podium juara. Benarkah era jaya mereka sudah akan berakhir?

Sejak lima tahun lalu, Ducati meraih podium secara beruntun di 88 kali perlombaan. Mereka terakhir kali gagal podium di MotoGP Aragon 2021. Ketika itu, balapan masih digelar dalam suasana pandemi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, rekor tersebut harus berakhir di MotoGP Thailand 2026. Jangankan podium, meraih lima besar saja Ducati tak mampu. Posisi itu dihuni pebalap-pebalap KTM dan Aprilia.

"Ketika itu, ada KTM di posisi terdepan dan Aprilia di belakangnya. Kami harus mengejar keduanya," ujar Marc Marquez ketika menceritakan betapa mengerikannya KTM dan Aprilia di MotoGP Thailand, dikutip dari GPOne, Senin (2/3).

ADVERTISEMENT
BURIRAM, THAILAND - MARCH 1: Marshals pushes Marc Marquez of Spain and Ducati Lenovo Team(93)'s Ducati Desmosedici GP26 to the service road during the MotoGP of Thailand at Chang International Circuit on March 1, 2026 in Buriram, Thailand. (Photo by Qian Jun/MB Media/Getty Images)Marc Marquez puji perkembangan motor KTM dan Aprilia di MotoGP 2026. Foto: Getty Images/Qian Jun/MB Media

Marquez menyadari, KTM dan Aprilia telah mengalami pertumbuhan signifkan. Kini, mereka makin sulit terkejar. Menurut The Baby Alien, kedua tim itu sudah menunjukkan tanda-tanda bahaya sejak akhir musim lalu.

"Jelas sekali, mereka sudah benar-benar berkembang. Sebenarnya, ini sudah terlihat di paruh musim kedua tahun lalu. Marco kerap menang dan Pedro selalu dekat dengan podium," ungkapnya.

Ketika ditanya soal motor Ducati bukan lagi yang terkencang di MotoGP, Marquez tak bisa bicara. Menurutnya, untuk menjawab pertanyaan itu, kita harus menunggunya sampai beberapa seri ke depan.

"Kita harus menunggu, saya baru bisa menjawab pertanyaan itu setelah balapan di Jerez. Saya harap, saya bisa memberi tahu kalian kalau kegagalan kemarin (di Thailand) semata-mata karena trek," kata dia.




(sfn/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads