Nggak Bisa Ditahan, Ini Alasan Sebenarnya Suzuki Hengkang dari MotoGP

ADVERTISEMENT

Nggak Bisa Ditahan, Ini Alasan Sebenarnya Suzuki Hengkang dari MotoGP

Ridwan Arifin - detikOto
Jumat, 09 Des 2022 11:38 WIB
SPIELBERG, AUSTRIA - AUGUST 08: Alex Rins of Spain and Team Suzuki ECSTAR prepares to start on the grid during the MotoGP race during the MotoGP of Styria - Race at Red Bull Ring on August 08, 2021 in Spielberg, Austria. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Suzuki Ecstar pamit dari MotoGP (Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp)
Jakarta -

Suzuki dipastikan meninggalkan MotoGP pada akhir tahun 2022. Salah satu alasannya, seluruh dana balap akan dialihkan dalam pengembangan kendaraan ramah lingkungan menuju netralitas karbon.

Tidak hanya MotoGP, pabrikan Hamamatsu ini menyetop segala aktivitasnya di dunia motor sport. Suzuki cabut dari ajang balap ketahanan FIM Endurance World Championship (FIM EWC). Pada akhir Desember 2022 nanti, seluruh media sosial balap Suzuki juga ditutup.

Suzuki mengalami masalah finansial yang kurang ideal akibat pandemi berkepanjangan dan perang Ukraina dan Rusia. Situasi ekonomi ini bikin Suzuki mengalihkan segala biaya dan sumber daya manusia untuk mengembangkan teknologi baru daripada ikut balapan.

Hal ini juga dibenarkan oleh Direktur Pemasaran Suzuki, Noubu Fujii, pihaknya sedang berinvestasi untuk mencapai netralitas karbon.

"Salah satu alasannya adalah untuk berinvestasi dalam netralitas karbon. Ini bukan hanya tentang elektrifikasi. Suzuki saat ini sedang mengkaji berbagai kemungkinan," kata dia dikutip dari Motorcyclenews, Jumat (9/12/2022).

Paul de Lusignan, Director of Motorcycles Suzuki Great Britain mengatakan, hengkangnya Suzuki dari kejuaraan balap dunia juga menjadi batu loncatan untuk mengembangkan produk baru. Sebab alokasi dana serta pengalaman di ajang kejuaraan menjadi modal buat Suzuki.

"Keluar dari MotoGP adalah tentang menggunakan sumber daya untuk menjawab pertanyaan tentang motor mana yang harus dikembangkan Suzuki, yang memenuhi syarat dan hukum dengan netralitas CO2," Paul de Lusignan.

"Kami akan terus meluncurkan model-model baru dan menunjukkan hal-hal baru."

"Dan para insinyur yang telah memberi kami pengetahuan ini dari motorsport semuanya akan terus bekerja dalam produksi," tambah dia.



Simak Video "Siapin Tabungan! Ini Bocoran Jadwal MotoGP Mandalika 2023"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT