Yamaha-Honda Kesulitan Lawan Ducati, Rossi: Duitnya Kalah Banyak!

ADVERTISEMENT

Yamaha-Honda Kesulitan Lawan Ducati, Rossi: Duitnya Kalah Banyak!

Septian Farhan Nurhuda - detikOto
Senin, 28 Nov 2022 19:51 WIB
ASSEN, NETHERLANDS - JUNE 24: Valentino Rossi of Italy and Petronas Yamaha SRT smiles during the MotoGP press conference pre-event during the MotoGP of Netherlands - Previews at TT Circuit Assen on June 24, 2021 in Assen, Netherlands. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Valentino Rossi ungkap alasan Honda-Yamaha tak mampu imbangi Ducati di MotoGP 2022. Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp
Jakarta -

Valentino Rossi mengungkap alasan mengapa Yamaha, Honda dan Suzuki kelimpungan lawan Ducati di MotoGP 2022. Menurutnya, kondisi keuangan tiga tim Jepang tersebut tak sebaik Ducati. Itulah mengapa, ada perbedaan signifikan dalam hal pengembangan motor.

Disitat detikOto dari Sky Sport Italia, Rossi mengatakan, Yamaha dulu sempat mengimbangi motor buatan Ducati. Bahkan, dia menilai, Yamaha masih sedikit lebih unggul. Namun, lama-lama kondisinya berbalik. Kini Ducati justru lebih dominan dari tim pabrikan Iwata tersebut.

"Yamaha selalu fokus pada keseimbangan, tapi sekarang perbedaan antara mesin mereka dan Ducati sangat besar," ujar Rossi, dikutip Senin (28/11/2022).

"Tapi, saya harus katakan bahwa Ducati telah menyebabkan semua orang bermasalah dalam beberapa tahun terakhir," tambahnya.

VALENCIA, SPAIN - NOVEMBER 06: Francesco Bagnaia of Italy and Ducati Lenovo Team and Fabio Quartararo of France and Monster Energy Yamaha MotoGP, during the race of the Gran Premio Motul de la Comunitat Valenciana at Ricardo Tormo Circuit on November 06, 2022 in Valencia, Spain. (Photo by Eric Alonso/Getty Images)Potret pebalap Ducati yang tampil dominan di MotoGP 2022. Foto: Eric Alonso/Getty Images

Menurut Rossi, Ducati telah bersungguh-sungguh menyiapkan tim pemenang sejak 5-6 tahun terakhir. Namun, kata dia, hasilnya baru terasa sejak 2020 silam. Bukan tak mungkin ke depannya tim bernuansa merah itu makin menyeramkan dan sulit dikalahkan.

"Bukan hanya Yamaha, semua merek Jepang bermasalah karena Ducati sudah menaikkan 'giginya'. Ini sudah terjadi sejak 2016 lalu, tapi dalam dua tahun terakhir mereka telah mengambil langkah lain," ungkapnya.

Diketahui, pada klasemen akhir konstruktor di MotoGP 2022, tim Italia menyumbang dua wakilnya di posisi tiga besar, yakni Ducati sebagai juara dan Aprilia di peringkat ketiga. Sementaran Yamaha menjadi satu-satunya tim Jepang yang masuk daftar dengan menempati urutan kedua.

Francesco Bagnaia of Ducati Lenovo Team celebrate winning of World Championship during after race of Gran Premio Motul de la Comunitat Valenciana in Circuit Ricardo Tormo, Cheste, Valencia, Comunitat Valenciana, Spain, 06/11/22 (Photo by Andrea Bruno Diodato/DeFodi Images via Getty Images)Penampilan dominan Ducati di MotoGP 2022. Foto: DeFodi Images via Getty Images/DeFodi Images

Menurut Rossi, keuangan tim pabrikan Jepang seperti Honda dan Yamaha tidak sebaik tim Italia. Maka, kata Rossi, untuk meningkatkan prestasi di musim-musim berikutnya, mereka membutuhkan lebih banyak dana.

"Tim Jepang harus membuat pilihan karena permainan telah berubah. Mereka membutuhkan lebih banyak duit dan lebih banyak sumber daya. Mereka harus memahami bahwa mereka harus berbuat lebih banyak jika ingin menang," kata Rossi.



Simak Video "Ada Nomor #63 dalam Nomor Balap #1 Bagnaia"
[Gambas:Video 20detik]
(sfn/sfn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT