Sepupunya Tewas saat Race, Vinales Kritik WSSP 300 'Balapan Tak Berguna'

ADVERTISEMENT

Sepupunya Tewas saat Race, Vinales Kritik WSSP 300 'Balapan Tak Berguna'

Ridwan Arifin - detikOto
Jumat, 14 Okt 2022 12:35 WIB
MISANO ADRIATICO, ITALY - SEPTEMBER 18: Maverick Vinales of Spain  and Aprilia Racing Team Gresini  speaks in box during the qualifying practice during the MotoGP Of San Marino - Qualifying at Misano World Circuit on September 18, 2021 in Misano Adriatico, Italy. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Maverick Vinales Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp
Jakarta -

Pebalap MotoGP, Maverick Vinales, menilai World Supersport (WSSP) 300 merupakan kelas balapan berbahaya. Vinales menyuarakan hal tersebut menyusul tewasnya pebalap WSSP 300 berusia 22 tahun, Victor Steeman usai mengalami kecelakaan tragis di Sirkuit Algarve, Portugal.

Victor Steeman, rider dari MTM Kawasaki dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (11/10). Pebalap 22 tahun itu mengalami kecelakaan serius saat melakoni race pertama Worlrd Supersport 300 di Sirkuit Algarve, Portugal, Sabtu (8/10).

Victor Steeman merupakan rider muda yang sedang berjuang dalam perebutan gelar ajang World Supersport 300. Dia mengalami insiden dengan pebalap Jose Luis Perez Gonzalez pada lap pembuka di tikungan 14 Sirkuit Algarve, Portugal, Sabtu (8/10). Balapan dihentikan, red flag berkibar.

Personel medis dan kendaraan segera tiba di lokasi kecelakaan. Steeman sempat dirawat di sisi lintasan dan dibawa di pusat medis sirkuit sebelum dipindahkan dengan helikopter ke Rumah Sakit Faro.

Victor SteemanVictor Steeman Foto: WSBK

Steeman diterbangkan ke Rumah Sakit Faro dengan cedera di kepala dan mengalami polytrauma. Kondisi Steeman dinyatakan kritis. Hingga pada Selasa (11/10) lalu Steeman dinyatakan meninggal dunia.

Maverick Vinales salah satu rider yang menentang adanya kelas WSSP 300. Tahun lalu sepupunya, mendiang Dean Berta yang baru berusia 15 tahun kecelakaan di lap 11 tikungan dua pada race pertama seri ketujuh yang berlangsung di Sirkuit Jerez, Spanyol, Sabtu (25/9/2021).

Dean Berta VinalesDean Berta Vinales Foto: Dok. WSBK

Menurut pebalap Aprilia ini, WSSP 300 merupakan ajang balap berbahaya. motor-motor balap yang berlaga di WSSP300 memiliki performa yang hampir setara, sehingga para pebalap kerap berkompetisi dalam grup yang besar, dan hampir tidak berjarak. Akibatnya, potensi senggolan antar pebalap pun sangat besar.

"Saya selalu berpikiran sama tentang Supersport 300, saya pikir itu kategori yang tidak berguna. Mereka adalah motor yang beratnya 160 kilo, mereka memiliki kecepatan nol dan Anda menemukan 30 pengendara di trek. Masalahnya adalah motornya, yang beratnya seperti MotoGP, memiliki rem yang buruk dan sasis yang dipakai untuk motor jalan raya," kata Vinales dikutip dari Todocircuito, Kamis (13/10/2022).

"Di Supersport 300, di sisi lain, Anda memiliki motor yang tidak melebihi 140 km/ h dan tidak mungkin untuk membuat perbedaan. Dan tentu saja, jika seseorang Itu jatuh di depan Anda, Anda tidak dapat menghindarinya," sambung dia.

Seking khawatirnya, Vinales sempat menasihati keluarganya bahwa Dean tidak perlu bersaing dalam kategori ini.

"Ketika saatnya tiba, saya memberi tahu keluarga saya bahwa kategori ini tidak baik untuknya, bahwa tidak baik baginya untuk balapan di sini... mereka tetap pergi. Jika terus terjadi seperti ini, banyak hal yang akan terjadi, mereka bukan balap motor, dan itu masalah," kata Vinales.



Simak Video "Podium Perdana Maverick Vinales Bersama Aprilia"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT