Marc Marquez Jagokan Bagnaia Juara MotoGP karena Motornya Ducati

ADVERTISEMENT

Marc Marquez Jagokan Bagnaia Juara MotoGP karena Motornya Ducati

Dina Rayanti - detikOto
Rabu, 05 Okt 2022 17:35 WIB
MOTEGI, JAPAN - SEPTEMBER 24: Marc Marquez of Spain and Repsol Honda Team greets at parc ferme during the qualifying session of the MotoGP Motul Grand Prix of Japan at Twin Ring Motegi on September 24, 2022 in Motegi, Japan. (Photo by Steve Wobser/Getty Images)
Marc Marquez menjagokan Francesco Bagnaia. Foto: Getty Images/Steve Wobser
Jakarta -

Di tiga balapan tersisa, ada dua kandidat kuat juara MotoGP 2022. Dua kandidat itu adalah Fabio Quartararo dan Francesco Bagnaia. Quartararo saat ini memimpin klasemen sementara dengan torehan 219 poin, sedangkan Bagnaia hanya terpaut 2 poin di belakangnya dengan 217 poin.

Kesempatan tentu masih terbuka lebar. Bahkan penghuni ketiga klasemen sementara Aleix Espargaro yang terpaut 20 poin masih mungkin menjadi juara MotoGP musim 2022. Bintang Repsol Honda Marc Marquez memiliki pandangan tersendiri soal calon juara MotoGP.

Bagi juara dunia MotoGP 6 kali itu, soal motor Ducati tak terkalahkan. Maka dari itu 'The Baby Aliens' lebih menjagokan Bagnaia merebut titel juara MotoGP musim ini. Meski begitu, Marquez tak menganggap remeh kemampuan yang dimiliki Quartararo.

"Saya menjagokan motor Pecco," katanya seranya tersenyum lebar.

"Ducati akan tetap jadi Ducati dan kita lihat mereka punya banyak pebalap. Tapi Fabio tetaplah Fabio. Fabio membalap dengan sangat baik, mungkin kelemahannya adalah di trek basah seperti di hari minggu. Pastinya akan menarik untuk disaksikan," kata Marquez dikutip Speedweek.

Marquez tak menampik bahwa Ducati belakangan memang sangat kuat. Bahkan balapan MotoGP terlihat seperti ajang 'Ducati Cup'. Dari total 24 pebalap di kelas MotoGP, 8 di antaranya menunggangi motor Ducati. Kedelapan pebalap itu Jack Miller, Bagnaia, Johann Zarco, Enea Bastianini, Marco Bezzecchi, Jorge Martin, Fabio Di Giannantonio, dan Luca Marini.

Maka dari itu Marquez juga menganggap maklum jika Ducati melakukan 'Team Order' untuk bisa menang. Apalagi Ducati mengantarkan pebalapnya menjadi juara dunia tahun 2007 lewat Casey Stoner.

"Di depan seperti ada Ducati Cup, kalian harus paham itu. Motor terbaik di lintasan, dan memiliki banyak pebalap, mereka harus menggunakan keuntungan tersebut untuk menjadi juara dunia," tambah pebalap Honda itu.



Simak Video "Marc Marquez: Roger Federer Seperti Valentino Rossi"
[Gambas:Video 20detik]
(dry/lth)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT