Detik-detik Motor Aleix Espargaro Brebet

ADVERTISEMENT

Detik-detik Motor Aleix Espargaro Brebet

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Jumat, 30 Sep 2022 11:33 WIB
MOTEGI, JAPAN - SEPTEMBER 23: Aleix Espargaro of Spain and Aprilia Racing in front of his box during the free practice of the MotoGP Motul Grand Prix of Japan at Twin Ring Motegi on September 23, 2022 in Motegi, Japan. (Photo by Steve Wobser/Getty Images)
Aleix Espargaro (Foto: Getty Images/Steve Wobser)
Jakarta -

Aleix Espargaro harus menelan pil pahit saat menjalani MotoGP Jepang akhir pekan kemarin. Motornya masuk ke mode eco untuk mengirit bahan bakar. Dia tidak bisa menggeber motornya sampai maksimal pada sesi warm up lap.

MotoGP pun mengunggah video on board dari motor Aprilia RS-GP tunggangan Aleix saat motornya bermasalah. Saat itu, Alex Espargaro bersama rider lainnya melakukan warm up lap. Namun, motornya tak bisa digeber sampai maksimal.

Dalam video itu beberapa kali tampak Aleix Espargaro mencoba menggeber motornya. Namun, seakan-akan motor MotoGP Aprilia tunggangan Aleix Espargaro itu seperti brebet. Putaran mesin terdengar segitu-segitu saja, seakan dibatasi pada RPM tertentu.

Tampak salah satu pebalap lainnya melongok Aleix Espargaro seakan bertanya kenapa rider Aprilia itu berjalan pelan. Aleix Espargaro pun tertinggal cukup jauh dengan pebalap lainnya yang melakukan warm up lap. Hingga akhirnya, Aleix Espargaro harus masuk ke pit untuk menukar motornya dengan motor lain yang tersedia.




Aleix mengungkapkan motornya tidak bisa melaju kencang karena muncul pesan eco lap. Belakangan diketahui kalau settingan untuk menghemat bahan bakar sedang dalam posisi menyala saat itu. Sebuah kondisi di mana motor tak bisa digeber sampai 100 km/jam dan putaran mesin dibatasi hanya bisa berada di angka 4.000 sampai 5.000 rpm.

"Mereka meninggalkan setting bensin (indikator eco lap). Segera setelah saya sadar, motornya tidak bisa bergerak lebih cepat. Semua tombol sudah saya coba, sudah saya matikan, nyalakan, tapi tetap saja muncul map itu," kata Aleix.

"Itu adalah setting yang digunakan supaya tidak buang-buang bensin, beralih untuk menghemat bahan bakar. Motor tidak bisa melaju di atas 80 km/jam," sambung dia.

Pada akhirnya, Espargaro harus puas finis di posisi 16. Hasil MotoGP Jepang juga membuat selisih poin antara dirinya dengan Fabio Quartararo makin menjauh. Bila semula selisihnya hanya 17 poin, kini menjadi 25 poin.



Simak Video "Marc Marquez: Roger Federer Seperti Valentino Rossi"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT