Penonton MotoGP Mulai Turun? Bos Dorna: di Indonesia Semua Penuh

ADVERTISEMENT

Penonton MotoGP Mulai Turun? Bos Dorna: di Indonesia Semua Penuh

Ridwan Arifin - detikOto
Jumat, 17 Jun 2022 11:27 WIB
LOMBOK, INDONESIA - MARCH 20: Spectators are seen wearing raincoats during a downpour prior to the MotoGP Grand Prix of Indonesia at Mandalika International Street Circuit on March 20, 2022 in Lombok, Indonesia. The final race was postponed due to weather conditions. (Photo by Robertus Pudyanto/Getty Images)
Ilustrasi penonton MotoGP Foto: Getty Images/Robertus Pudyanto
Jakarta -

Penonton MotoGP yang datang langsung ke sirkuit mengalami penurunan. Bos Dorna, Carmelo Ezpeleta bilang tidak semua seri berlangsung dengan penonton yang sepi.

Tribun penonton di Sirkuit Mugello memang jadi satu kekhawatiran sendiri. Pasalnya pada gelaran MotoGP 2022 belum lama lalu, hampir 50 persen kosong!

Lebih rinci pada MotoGP Italia, Sirkuit Mugello 2019, jumlah penonton yang datang sebanyak 83.000, sementara sepanjang akhir pekan 139.000.

Lalu pada tahun 2022, penonton Sirkuit Mugello turun menjadi 43.600 (race day), dan 74.000 (weekend), demikian seperti dikutip Speedweek.

Bagi Dorna penyelenggaraan MotoGP selalu ramai didatangi penonton. Hanya dua event saja yang sepi penonton, Indonesia yang baru menggelar MotoGP Mandalika termasuk sempurna.

"Kami tidak punya kegagalan tahun ini selain Mugello. Okelah, Mugello dan Portimao, tapi yang lainnya sempurna," ujar Ezpeleta seperti dikutip dari Motociclismo, Jumat (17/6/2022).

"Jika dianalisis, Qatar selalu sama ketika datang, Indonesia semua penuh, persis halnya di Argentina. di Amerika lebih banyak orang datang dibandingkan seri sebelumnya," jelas dia.

Menurut Ezpeleta, sepinya grand prix Portimao lantaran promosinya yang kurang oke. Sementara jadwal MotoGP Italia bentrok dengan gelaran F1.

"Portimao itu buruk, karena promosinya yang jelek. Mereka akan memperbaikinya di tahun depan," ujar Ezpeleta.

"Mugello punya alasen yang berbeda, kalender F1 berubah dan kami bertepatan dengan Grand Prix Monaco, bahwa di Italia segala sesuatu yang berhubungan dengan Ferrari adalah penting. Itu adalah kesalahan. Dan kedua, saya pikir mereka melakukan sedikit pekerjaan promosi," terang dia.

Selain itu pada MotoGP Spanyol juga mengalami penurunan. Speedweek menyebutkan pada tahun 2019 orang-orang bisa sampai 151 ribu, sementara 2022 turun menjadi 123 ribu.

"Jerez oke-oke saja, hanya pass (tiket) berkuran dan jadi tampak hanya sedikit orang. Ini perbedaan GP tahun ini dan edisi 2019," ujar Ezpeleta.

MotoGP kini punya juara baru, Fabio Quartararo. Rider asal Prancis ini dirasa punya andil dalam memenuhi jumlah kursi penonton di MotoGP Prancis.

Buktinya, Sirkuit Le Mans dipadati 110.000 penonton saat race day. Naik dari tahun 2019 yang jumlahnya 104.000 penonton.

"Kami pergi ke Prancis, sukses total. Sukses total bagi seorang pria, ketika tidak ada Quartararo atau Zarco juga sukses, tidak sehebat sekarang, dia juga sukses, yaitu, dipromosikan dengan baik," tambah dia.



Simak Video "MotoGP Mulai Sepi Penonton, Dorna: Indonesia Penuh!"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT