ADVERTISEMENT

Honda Keluhkan Balap MotoGP Membosankan, Bos Dorna Bilang Begini

Dina Rayanti - detikOto
Senin, 13 Jun 2022 11:39 WIB
MONTMELO, SPAIN - JUNE 04:  Carmelo Ezpeleta of Spain and  Dorna CEO looks on during the press conference following the accident at the Spanish Moto2 rider Luis Salom at Circuit de Catalunya on June 4, 2016 in Montmelo, Spain.  (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Bos Dorna Sport Carmelo Ezpeleta jawab keluhan Honda soal MotoGP membosankan. (Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp)
Jakarta -

Repsol Honda belum lama ini mengeluhkan tontonan MotoGP jadi membosankan. Repsol Honda menyebut makin canggih teknologi di motor, membuat para pebalap kesulitan untuk menyalip di depannya.

Pebalap juga disebut tidak bisa lagi menunjukkan kemampuannya dan memaksimalkan potensi dari mesin motor. Teknologi itu menyorot pada desain winglet terintegrasi pada fairing untuk aerodinamika dan perangkat holeshot device untuk menurunkan ketinggian motor.

Selain bikin rider kesulitan menyalip, menurut Repsol Honda, teknologi-teknologi itu juga mempengaruhi fisik pebalap. Rider jadi sering mengalami cedera otot di lengan bawah, dan ini jadi masalah umum bagi sebagian besar pebalap.

Bos Dorna Sport Carmelo Ezpeleta menjawab keluhan itu. Menurut Carmelo, sejauh ini tidak ada masalah soal salip menyalip itu. Baginya, MotoGP sekarang lebih baik dan yang terpenting tetap memperhatikan keselamatan pebalap.

"Tidak pernah ada masalah overtaking. Saat ini ada dua parameter yakni keselamatan dan keberlanjutan, mesin yang lebih efisien dan ekonomi berkepanjangan di balapan. Sudah ada berapa tim yang mundur? Saat ini tim satelit bisa terus lanjut balapan," ungkap Ezpeleta dikutip Marca.

Keluhan Honda tak sebatas penggunaan teknologi yang makin canggih. Banyaknya seri yang digelar juga dinilai membuat balapan kurang kompetitif. Pebalap harus mampu tampil selama lebih dari delapan bulan kompetisi terus menerus, waktu yang sangat lama untuk kompetisi di level atas.

"Kejuaraan telah menjadi ujian konsistensi, dan hampir lebih penting untuk tidak membuat kesalahan atau mengumpulkan nol atau mendapatkan skor buruk daripada keuntungan langka yang diberikan berkat kemenangan atas tempat kedua atau ketiga," tulis Honda.

Menanggapi hal itu, Ezpeleta juga mengatakan saat ini seluruh pebalap yang berlaga di MotoGP sangat kompetitif. Tidak ada satu yang menonjol di antara lainnya.

"Kejuaraan dunia saat ini sudah berbeda dengan tahun 1980-an. Seluruh pebalap bagus dan beberapa luar biasa. Hal yang berubah adalah mereka tambah kompetitif. Ada faktor penting lain seperti keberuntungan. Setelah kecelakaan Anda mungkin terluka atau tidak," jelasnya lagi.



Simak Video "MotoGP Mulai Sepi Penonton, Dorna: Indonesia Penuh!"
[Gambas:Video 20detik]
(dry/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT