Bos Ducati Tak Bisa Bayangkan MotoGP Pakai Motor Listrik

Luthfi Anshori - detikOto
Rabu, 12 Jan 2022 15:24 WIB
KUALA LUMPUR, MALAYSIA - OCTOBER 29:  Gigi DallIgna of Italy and Ducati Team looks on in box during the MotoGP Of Malaysia - Qualifying at Sepang Circuit on October 29, 2016 in Kuala Lumpur, Malaysia.  (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images. Manajer Umum Ducati Corse, Luigi Dall'Igna.
Jakarta -

Manajer Umum Ducati Corse, Luigi Dall'Igna, tak bisa membayangkan masa depan MotoGP seandainya beralih ke motor listrik. Menurut Gigi, untuk saat ini motor listrik masih tertinggal jauh secara teknologi dari motor konvensional bermesin pembakaran dalam.

Kompetisi balap saat ini sedang menuju ke arah kendaraan ramah lingkungan. Di kategori roda tercatat sudah ada balap motor listrik, MotoE, yang menjadi pendukung balap GrandPrix (Moto3, Moto2, MotoGP). Balap MotoE diselenggarakan sejak 2019 lalu.

Kemudian di segmen roda empat sudah ada balap mobil listrik ABB FIA Formula E World Championship yang dilaksanakan sejak musim 2014/2015. Balapan Formula E ini juga akan hadir di Jakarta pada Juni 2022 nanti.

MotoEBalap motor listrik MotoE Foto: Instagram @motogp

Meski sudah berjalan beberapa tahun, harus diakui jika balap kendaraan listrik seperti MotoE dan Formula E masih kalah pamor dengan balap motor sekelas GrandPrix. Seperti diutarakan Manajer Umum Ducati Corse, Luigi Dall'Igna, dengan teknologi saat ini, sulit membuat motor listrik yang bagus.

"Saat ini sepeda motor listrik masih memiliki banyak keterbatasan karena bobot baterai dan ruang yang ditempati. Dengan teknologi sekarang, sulit untuk membuat motor listrik yang bagus. Seperti yang saya katakan, sulit memprediksi seperti apa (kompetisi balap) motor masa depan. Oleh karena itu, hal terbaik untuk dilakukan pada saat ini adalah mempelajari semua opsi yang memungkinkan," kata Gigi dikutip dari Motosan, Rabu (12/1/2022).

Bicara soal opsi, alih-alih menyiapkan motor listrik untuk balapan kasta tertinggi, menurut Gigi justru akan lebih masuk akal jika membuat motor MotoGP yang ada saat ini menjadi lebih ramah lingkungan.

"Saya pikir kami harus melakukan sesuatu dan mengembangkan motor lebih banyak. Kami tidak dapat melanjutkan pengembangan dengan teknologi yang sama, mengingat masalah lingkungan. Tapi saya tidak bisa mengatakan seperti apa MotoGP dalam waktu lima tahun. Perubahan harus signifikan, bukan hanya simbolis. Kita harus melakukan sesuatu untuk lingkungan . Dan saya sudah punya ide, tapi saya masih belum bisa menjelaskannya. Kami harus berbicara dengan semua produsen terlebih dahulu," tukas Gigi.

(lua/din)