Kenapa Pebalap Indonesia Belum Ada yang Bisa Tampil di MotoGP?

Ridwan Arifin - detikOto
Senin, 20 Des 2021 06:14 WIB
Pebalap Indonesia, Galang Hendra  mendulang poin di seri ke-5 World Supersport 600 (WorldSSP).
Galang Hendra Pratama di Kejuaraan Dunia Supersport (WSSP). Foto: Yamaha.
Jakarta -

Indonesia bakal menjadi tuan rumah MotoGP 2022 di Mandalika, Nusa Tenggara Barat. Tapi kenapa belum ada rider asal Indonesia yang tembus di kejuaraan kelas dunia tersebut?

Yamaha, jadi salah satu pabrikan yang coba mencari potensi pebalap asal Indonesia. Pabrikan berlambang garpu tala ini masih punya mimpi membawa local hero buat bersaing di kelas MotoGP.

Tapi membawa pebalap ke kejuaraan dunia seperti MotoGP maupun WSBK tidak semudah membalikkan telapak tangan.

"Mimpi kita untuk masuk ke MotoGP sejak lama, bahkan sebelum ini Doni Tata juga kita canangkan dari zaman itu ya," kata Executive Vice President Director PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Dyonisius Beti saat ditemui di Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Apresiasi memang patut diberikan kepada PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM). Produsen ini juga terus mendukung kiprah Galang Hendra Pratama di Kejuaraan Dunia Supersport (WSSP). WSSP 2021 merupakan musim kedua Galang Hendra di balap motor 600 cc

Namun untuk masuk ke kelas MotoGP, perlu tangga untuk mempersiapkan skill dan mental pebalap. Belum lagi, Yamaha Indonesia perlu bersaing dengan negara-negara lain.

"Persaingannya juga tidak gampang, bukan hanya untuk kita saja. Jadi dari Eropa, terutama sekarang ada pebalap yang punya bakat dan talent juga. Semua racing ini tergantung dengan bakat, tapi juga skill persaingan, kita bukan hanya punya uang untuk bayar seat," ujar dia.

Menurut Dyonisius, untuk masuk ke kelas MotoGP perlu tangga yang perlu dilewati pebalap. Dengan skema pembinaan yang berjalan sekarang dapat mewujudkan harapan anak Indonesia untuk mengikuti World Grand Prix dengan kompetisi serta dapat mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

"MotoGP itu ajang paling top kelas dunia, itu memang rider yang sangat high competitive. Mimpi kita suatu hari seperti Galang Hendra, dan sebagainya bisa menjadi rider MotoGP yang mewakili Indonesia," kata dia.

"Sayangnya MotoGP ini ada persyaratan-persyaratan tentang kemampuan pencapaian dan segala macam. Kalau tidak tercapai, tidak bisa lolos kualifikasi. Persaingannya begitu ketat, kita ingin tetap mimpi ini tidak pernah luntur, suatu hari kita akan capai. Tapi tidak bisa langsung one step, perlu beberapa step untuk perbaikan. Kalau tidak, kita tidak pernah lolos kualifikasi, juga percuma kan."

"Tapi Yamaha Indonesia punya dream, suatu hari bisa membawa pebalap Indonesia. Apalagi sekarang sudah ada Mandalika, bisa rider kita mengikuti kejuaraan itu, apalagi menjadi juara dunia," ungkap dia.



Simak Video "Berkaca dari WSBK, Ini Catatan Penting Agar MotoGP 2022 Sukses"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/rgr)