Valentino Rossi Masih Kesal Gara-gara Gagal Juara MotoGP di Tahun 2015

Luthfi Anshori - detikOto
Rabu, 27 Okt 2021 09:34 WIB
PHILLIP ISLAND, AUSTRALIA - OCTOBER 19:  Valentino Rossi of Italy and rider of the #46 Movistar Yamaha MotoGp Yamaha celebrates on the podium after winning the 2014 MotoGP of Australia at Phillip Island Grand Prix Circuit on October 19, 2014 in Phillip Island, Australia.  (Photo by Robert Cianflone/Getty Images)
Valentino Rossi. Foto: Getty Images/Robert Cianflone
Jakarta -

Valentino Rossi sedang menjalani musim terakhirnya di MotoGP. Legenda hidup yang aktif membalap sejak 1996 itu sudah mengoleksi 9 gelar juara dunia dari berbagai kelas (125cc, 250cc, 500cc, MotoGP). Meski sarat prestasi, masih ada satu hal yang disesalkan Rossi, yakni ketika dia gagal juara MotoGP di tahun 2015 bersama Yamaha, untuk menggenapkan koleksi 9 gelar juara dunianya.

Kilas balik ke 2015, Rossi berpeluang besar menjadi juara MotoGP di tahun itu. Namun dia kalah saing dari rekan satu paddock-nya, Jorge Lorenzo. Rossi dan Lorenzo hanya berjarak 5 poin di klasemen akhir MotoGP 2015. Rossi juga menuduh Marc Marquez sebagai salah satu orang yang menggagalkan peluangnya mengoleksi trofi juara dunia yang kesepuluh kalinya.

"Saya memiliki kenangan buruk (pada 2015), ada tantangan besar antara Lorenzo dan saya. Kami juga memiliki beberapa masalah dengan Márquez yang membuat saya kalah. Belum pernah terlihat ada seorang juara yang membuat pebalap lain kalah dan tidak menang," kata Rossi dikutip dari Motosan.

"Saya tidak suka tidak memenangkan 10 Piala Dunia, karena di Valencia saya salah dan saya jatuh (start dari posisi belakang), itu lebih menyakitkan saya. Ini adalah penyesalan besar karena saya tidak mengharapkannya dan sejak saat itu tidak ada yang sama," sambung pebalap Petronas Yamaha SRT itu.

Sekadar mengingatkan, pada 2015 lalu Rossi terlibat konflik dengan pebalap Repsol Honda, Marc Marquez. Insiden ini bermula dari seri MotoGP Malaysia, yang kemudian familiar disebut 'Sepang Clash'.

Saat itu Rossi sedang bersaing ketat dengan Lorenzo untuk meraih posisi tertinggi di klasemen pebalap. Namun Rossi merasa telah diganggu Marquez saat membalap di Sirkuit Sepang, Malaysia. Rossi merasa Marquez selalu menguntit di belakangnya dengan jarak yang amat mepet. Rossi akhirnya benar-benar bersenggolan dengan Marquez di sebuah tikungan, sehingga membuat Marquez jatuh dan tidak bisa melanjutkan balapan.

Atas peristiwa itu, Rossi dijatuhi hukuman start dari posisi terakhir di seri MotoGP Valencia. Kendati start dari posisi 26, Rossi bisa merangsek hingga posisi depan dan berhasil finis di posisi keempat. Namun capaian itu belum cukup bagi Rossi untuk mengunci gelar juara dunia, karena Lorenzo berhasil menjuarai seri balap di Sirkuit Valencia ini, dan membuatnya memuncaki klasemen akhir MotoGP 2015, dengan selisih 15 poin.

Simak video 'Quartararo Juara Dunia, Rossi: Dia Layak Dapatkan Itu':

[Gambas:Video 20detik]



(lua/riar)