Puja-puji Jorge Lorenzo untuk Fabio Quartararo

Luthfi Anshori - detikOto
Selasa, 26 Okt 2021 16:59 WIB
KUALA LUMPUR, MALAYSIA - FEBRUARY 06: Jorge Lorenzo of Spain and Yamaha Factory Test team speaks during the 2020 Team Yamaha Factory Racing presentation during the MotoGP Pre-Season Teams Unveiling at Sepang Circuit on February 06, 2020 in Kuala Lumpur, Malaysia. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Mantan pebalap Yamaha, Jorge Lorenzo. Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images
Jakarta -

Mantan pebalap Yamaha, Jorge Lorenzo, melontarkan puja-puji untuk Fabio Quartararo. Seperti diketahui, Quartararo baru saja menahbiskan diri sebagai juara dunia MotoGP 2021 di seri MotoGP Emilia Romagna, Sirkuit Misano, Italia (24/10/2021).

Quartararo tampil begitu impresif musim ini. El Diablo bahkan sudah menyegel gelar juara dunia, dengan balap masih menyisakan dua seri lagi. Dia juga sukses menyandang status sebagai orang Prancis pertama yang menjuarai balap motor di kelas premier.

Jorge Lorenzo yang hadir di Sirkuit Misano, akhir pekan lalu, turut menghampiri Quartararo setelah melakukan selebrasi. Jorge Lorenzo memberi ucapan selamat kepada Quartararo yang sukses membuka keran juara Yamaha setelah terakhir kali didapat pada 2015 lalu bersama Lorenzo.

Rider Yamaha, Fabio Quartararo, sudah mengunci gelar juara dunia MotoGP 2021.Fabio Quartararo juara dunia MotoGP 2021 Foto: AP/Antonio Calanni

"Kamu (Quartararo) telah menjadi yang terbaik, kamu telah menahan tekanan, kamu tidak melakukan kesalahan, dan kamu pantas mendapatkannya," ungkap Lorenzo saat memberi selamat kepada Quartararo, seperti dikutip dari Motosan.

Dalam wawancara dengan Dazn, Lorenzo juga mengatakan jika Quartararo pebalap yang kuat dan cerdas karena bisa beradaptasi dengan karakter motor Yamaha M1, sehingga ia bisa mendapatkan hasil maksimal.

"Kami belum menang selama bertahun-tahun. Dia pantas (juara), terlepas dari kenyataan bahwa Bagnaia di balapan terakhir lebih unggul, tapi dia sangat kuat, Fabio telah menjadi yang tercepat, dari dua tercepat, dan yang paling konsisten tanpa diragukan lagi," sambung rider berjuluk Porfuera itu.

Pada MotoGP Emilia Romagna, Francesco Bagnaia sebenarnya tampil bagus dan memiliki peluang besar untuk memangkas poin dari rivalnya itu, tapi dia malah salah memilih ban.

"Ada banyak tabrakan dari depan, itu balapan yang cukup sulit dari depan, terutama jika Anda memakai ban hard, terutama di tikungan itu (15). Banyak yang jatuh, pada akhirnya tidak ada yang menyangka kejatuhan Bagnaia, tapi itu terjadi, dan sekarang giliran Fabio untuk menikmati momen paling bahagia dalam hidupnya," tukas Lorenzo.

(lua/din)