Kunci Kesuksesan Quartararo di MotoGP 2021: Lihai Mengontrol Keausan Ban

Luthfi Anshori - detikOto
Kamis, 22 Jul 2021 09:01 WIB
ASSEN, NETHERLANDS - JUNE 26: Fabio Quartararo of France and Monster Energy Yamaha MotoGP Team  heads down a straight during the MotoGP of Netherlands - Qualifying at TT Circuit Assen on June 26, 2021 in Assen, Netherlands. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Kunci kesuksesan Quartararo di paruh pertama MotoGP 2021, mampu kontrol keausan ban.Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp
Jakarta -

Fabio Quartararo tampil sip di paruh pertama MotoGP 2021. Pebalap Monster Energy Yamaha itu kini memimpin klasemen pebalap sementara, unggul 34 poin dari Johann Zarco di posisi kedua. Salah satu kunci kesuksesan Quartararo di musim ini adalah kemampuan manajemen ban selama balapan.

Ya, seperti diungkapkan bos Michelin, Piero Taramasso, dalam sebuah wawancara dengan GP Racing, Yamaha telah menemukan pebalap andalannya yang menunjukkan bakat luar bisa sejak balapan pertama di kelas premier bersama Petronas SRT.

Pada 2020 lalu, Quartararo memang tidak bisa meraih gelar juara dunia karena sejumlah permasalahan teknis dan serangkaian hasil balapan yang buruk. Namun di musim ini, pebalap asal Prancis itu telah menemukan jalan yang tepat untuk menuju gelar juara dunia MotoGP.

"Dia bisa agresif dalam hal menghasilkan suhu di ban dan lembut saat mengontrol keausan ban," kata Taramasso. "Dia punya pengetahuan tentang situasi itu. Saya ingat bahwa di musim pertamanya di MotoGP dia mengejutkan saya ketika dia mengganti gigi sebelum mengurangi agresivitas bannya. Seperti Marquez, ia mampu menggunakan semua jenis ban, yang tidak bisa dilakukan oleh pebalap seperti Lorenzo dan Pedrosa," sambung Taramasso.

Pujian untuk Fabio Quartararo juga datang dari mantan Direktur Olahraga Petronas, Johan Stigefelt. Menurut Stigefelt, Quartararo sangat menikmati balapan di MotoGP 2021.

"Hanya melihatnya balapan, kita sudah tahu bahwa dia telah menemukan kembali kesenangannya di atas motor. Dia (Quartararo) sangat menikmatinya, sementara tahun lalu dia berjuang untuk melaju cepat. Anda dapat melihat bahwa dia tidak nyaman, bahwa dia kurang percaya diri. Tahun ini dia telah kembali ke gaya mengemudi alaminya," ujar Stigefelt.

Saat ini MotoGP 2021 sudah menyelesaikan 9 seri dari 19 seri yang dijadwalkan. Setelah rehat selama kurang lebih satu bulan, MotoGP 2021 akan kembali digelar pada 8 Agustus mendatang di Austria dengan nama seri Moto

(lua/din)