Bos Yamaha Bongkar Masalah Vinales di MotoGP 2021

Luthfi Anshori - detikOto
Senin, 12 Jul 2021 20:39 WIB
ASSEN, NETHERLANDS - JUNE 26:  Maverick Vinales of Spain and Monster Energy Yamaha MotoGP Team celebrates at the end of the MotoGP qualifying practice during the MotoGP of Netherlands - Qualifying at TT Circuit Assen on June 26, 2021 in Assen, Netherlands. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Maverick Vinales. Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp
Jakarta -

Manajer Tim Yamaha Massimo Meregalli, mengungkapkan sejumlah masalah yang dialami Maverick Vinales di MotoGP 2021. Masalah-masalah itu membuat Vinales tidak bisa tampil konsisten, sehingga ia frustasi dan memutuskan kontraknya dengan Yamaha.

Maverick Vinales resmi pisah jalan dengan Yamaha di kompetisi MotoGP. Pebalap asal Spanyol tersebut memutus kerja sama dengan tim Monster Energy Yamaha, kendati kontraknya masih sampai tahun 2022.

Salah satu petinggi Yamaha, Massimo Meregalli, menyebut jika Vinales mengalami hubungan kurang harmonis dengan para kru Yamaha. Vinales sendiri memang sempat tampil menjanjikan di seri-seri awal MotoGP 2021. Tapi performa pebalap berjuluk Top Gun terus turun, hingga puncaknya terjadi di MotoGP Jerman, di mana Vinales finis di posisi paling buncit.

"Maverick memenangkan balapan pertama musim ini dengan cara yang fantastis," kata Meregalli, dikutip dari Tuttomotoriweb. "Tapi ketika sampai di Eropa, dia punya masalah dengan motornya. Bermanuver adalah kelemahannya, terutama terlihat di Portimao, Jerez dan Le Mans. Kami tidak pernah memiliki kesempatan untuk memberi Maverick paket setingan, yang akan membuatnya tampil lebih baik," lanjut Meregalli.

Di Catalunya para teknisi Yamaha mencoba melakukan beberapa perubahan namun hasilnya tidak memuaskan. Vinales bahkan sampai mengganti kepala krunya, Esteban Garcia dengan Silvano Galbusera. Tapi hal itu nyatanya juga tidak memberikan efek yang instan.

"Kami memutuskan untuk mencoba sesuatu yang sama sekali berbeda. Di Barcelona kami mencoba sesuatu untuk membantunya mengendalikan motor dengan lebih baik dan itu berhasil. Kami telah meningkatkan sistem kemudi, meskipun dengan mengorbankan cengkeraman roda belakang," jelas Meregalli.

Di Sirkuit Assen, Belanda, Vinales akhirnya kembali naik ke podium, sehingga membuat Yamaha kembali optimis. "Kami menjalankan dua balapan dengan kolaborasi baru ini. Dan kami perlu lebih banyak waktu untuk kembali ke puncak," tukasnya.

Sebagai informasi, saat ini Vinalestertahan di peringkat 6 klasemen pebalapsementara MotoGP2021 dengan mengemas 95 poin. Vinalestertinggal cukup jauh dari rekannya, Fabio Quartararo, yang nyaman di pucuk dengan 156 poin.

(lua/din)