Tahan Dulu, Rossi Mungkin Batal Pensiun dari MotoGP Musim Ini

Ridwan Arifin - detikOto
Rabu, 30 Jun 2021 13:58 WIB
Petronas Yamaha SRTs Italian rider Valentino Rossi  waits on the grid, prior the French MotoGP, on May 16, 2021, in Le Mans, northwestern France. -  (Photo by JEAN-FRANCOIS MONIER / AFP)
Valentino Rossi masih punya alasan untuk bertahan di MotoGP 2022 Foto: AFP/JEAN-FRANCOIS MONIER
Jakarta -

Valentino Rossi masih punya dua opsi terkait karir balapanya di MotoGP; gantung helm atau lanjut balapan. Tapi komentator MotoGP, Nico Cereghini menilai The Doctor punya tiga alasan untuk tetap lanjut balapan di MotoGP 2022.

Pebalap berusia 42 tahun ini punya rapor merah dari hasil paruh pertama musim MotoGP 2021. Juara dunia 9 kali ini baru mengoleksi 17 poin, dan duduk di peringkat 19 klasemen sementara MotoGP.

Valentino Rossi pernah mengatakan kalau masa depannya di MotoGP akan diputuskan berdasarkan hasil paruh pertama musim ini. Namun Nico Cereghini punya penilaian berbeda.

Aramco Racing Team jadi solusinya. Rossi dinilai bisa melanjutkan kariernya di atas Ducati Desmosedici. Benar, membala timnya sendiri.

Seperti dikutip Tuttomotoriweb, Rabu (30/6/2021) Cereghini mengatakan Valentino Rossi masih punya beberapa alasan untuk melanjutkan karirnya.

Pertama, pacar dari Francesca Sofia Novello ini bisa membalap bersama sang adik, Luca Marini. Belum lagi itu timnya sendiri, Aramco Racing Team VR46.

Alasan lain, Rossi bisa merasakan ban depan baru Michelin yang akan digunakan pada musim depan. Cereghi menyebut karet bundar itu mungkin saja membuat Rossi lebih nyaman, sehingga Rossi bisa tampil lebih maksimal.

"Sejauh yang saya duga, berbagai dorongan untuk terus bertahan, seperti keinginan untuk membalap bersama saudaranya Luca, atau front baru Michelin 2022 yang berangin yang bisa memberinya lebih banyak perasaan dan mungkin menyelesaikannya dengan baik, atau seperti keinginan untuk menguji diri sendiri di Ducati, (Ducati) sekarang berbeda dari tahun 2010 dan 2011," tulis Cereghini.

Well bagaimana pun motor MotoGP terbaru menguras fisik lebih banyak. Cereghi juga mengkhawatirkan bagaimana stamina Rossi saat balapan di usia 43 tahun.

"Kelelahan dari latihan yang semakin sulit dan kurang menyenangkan harus sangat membebaninya (Rossi, Red), akhir pekan balapan yang semakin menuntut dan tidak membuahkan hasil. Bahkan transisi dari profesi pebalap menjadi pengusaha yang sekarang ia jalani," ungkap Cereghi.

"Tidak mudah. Di usia empat puluh dua Anda tidak memiliki semua energi itu lagi," sambung dia.

Terbaru di Sirkuit Assen dalam gelaran MotoGP Belanda. Dia mengalami kecelakaan yang membuat Yamaha tunggangannya hancur berantakan.

Dari sembilan balapan yang sudah dijalani musim ini, Valentino Rossi tercatat sudah tiga kali gagal finis. Sebelumnya dia tak bisa menuntaskan race di MotoGP Portugal dan MotoGP Catalunya.

Spekulasi mengenai masa depan Rossi telah menjadi perbincangan sejak beberapa musim terakhir. Di awal musim ini sendiri, pebalap berusia 42 tahun mengatakan akan mengambil keputusan di paruh musim.

Libur musim panas MotoGP 2021 berlangsung seusai balapan MotoGP Belanda pada akhir Juni hingga awal Agustus sebelum GP Styria digelar. Jadi, kita tunggu saja apa keputusan Valentino Rossi.



Simak Video "Aspal Sirkuit Mandalika Rampung 100%, Fasilitas Pendukung Kelar Akhir Bulan"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)