Pedrosa Bakal 'Turun Gunung' di MotoGP San Marino 2021

Ridwan Arifin - detikOto
Minggu, 27 Jun 2021 11:23 WIB
VALENCIA, SPAIN - NOVEMBER 20: Dani Pedrosa of Spain and Red Bull KTM Tech 3 starts from box during the MotoGP Tests in Valencia at Ricardo Tormo Circuit on November 20, 2019 in Valencia, Spain. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Dani Pedrosa Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp
Jakarta -

Dani Pedrosa dikabarkan bakal mentas lagi di MotoGP musim ini. Rider berpostur 158 cm itu mendapat jatah wild card di MotoGP San Marino 19 September mendatang.

Direktur Motorsport KTM, Pit Beirer, dan Manajer Tim KTM, Mike Leitner sebelumnya mengatakan Pedrosa bakal membalap di MotoGP 2021. Namun kala itu jadwal dan lokasinya masih dirahasiakan.

Terbaru, KTM dikabarkan menggunakan wild card di MotoGP San Marino. Meski pabrikan Austria ini belum mengkonfirmasi terkait kapan Dani Pedrosa geber RC16 di MotoGP San Marino.

MotoGP kembali memberikan jatah wild card pada tahun ini setelah tahun lalu dicabut akibat pandemi virus corona (Covid-19). Menurut aturan hanya ada dua jatah wildcard per grand prix, itulah mengapa sebelumnya Dani Pedrosa digadang-gadang tampil lebih cepat pada seri Spielberg, Agustus.

Namun pihak yang terlibat sudah melakukan diskusi, tahun ini tiga pebalap wildcard diizinkan untuk balapan di San Marino, Misano. Jadi selain Pedrosa, ada Stefan Bradl (Honda) dan Michele Pirro (Ducati) yang 'turun gunung'.

"Ya, akan ada tiga wildcard di Misano," tegas Direktur Olahraga Ducati Paolo Ciabatti seperti dikutip Speedweek, Minggu (27/6/2021).

Hervé Poncharal, pemilik tim Tech3-KTM dan Presiden asosiasi tim IRTA selama hampir 20 tahun, juga terlibat dalam negosiasi ini.

"Ya, saya dapat memastikan bahwa biasanya hanya dua wildard yang diperbolehkan per Grand Prix. Tapi tiga aplikasi masuk untuk Misano," kata dia.

Tugas Pedrosa akan menguji motor RC16 2022. Tak terbantahkan jika pengalaman Pedrosa di MotoGP bersama Repsol Honda (2005 - 2018) turut membawa andil besar dari pengembangan motor KTM. Bahkan dia juga mengembangkan sasis baru yang telah digunakan sejak Mugello 2021.

Pedrosa bergabung sebagai pebalap penguji KTM sejak tahun 2019. Sejak itu, pebalap berumur 35 tahun ini tak tertarik turun ke lintasan untuk balapan.

Dia juga tidak pernah ingin masuk sebagai pebalap pengganti Pol Espargaro yang cedera --saat berseragam KTM-- pada 2019 dan 2020. Bahkan Dani Pedrosa tidak menggantikan peran Johann Zarco yang berpisah dari KTM setelah GP Misano 2019. Tugas Pedrosa cuma menguji motor RC16 pabrikan asal Austria tersebut.

Pedrosa bahkan mengatur dalam kontrak KTM-nya bahwa dia tidak harus memberikan wawancara. Dan dia benar-benar tidak mengeluarkan suara sejauh ini.

Diberitakan sebelumnya, Pit Beirer meyakinkan bahwa Dani Pedrosa akan comeback tahun ini. Namun keputusan kembali ada di tangan Dani Pedrosa, Beirer mengaku akan menghormati keputusan mantan rider Repsol Honda itu.

"Keputusan akhir tetap ada pada Dani Pedrosa sendiri. Dia harus memberi tahu kami jika dia ingin mengekspos dirinya pada tekanan dan stres akhir pekan GP lagi. Tetapi dia mengatakan kepada kami bahwa dia menginginkannya," kata Beirer.



Simak Video "Bukan Pertamax atau Premium, Ini Bensin yang Dipakai Motor MotoGP"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/lua)