Cerita Rossi Sudah Cepat tapi 'Kejebak Macet' di MotoGP Jerman

Ridwan Arifin - detikOto
Selasa, 22 Jun 2021 19:36 WIB
Valentino Rossi Terjatuh di Sesi Kualifikasi MotoGP Catalunya, Sabtu (6/6/21)
Valentino Rossi sebenarnya punya motor cepat, sayangnya dia terjebak 'kemacetan' di awal MotoGP Jerman (MotoGP)
Jakarta -

Valentino Rossi harus puas finis di posisi 14 dalam gelaran MotoGP Jerman 2021. Padahal kecepatan motor YZR-M1 miliknya bisa bersaing dengan rider-rider terdepan, namun Rossi mengaku kesulitan menyalip karena padatnya trek (traffic).

Seri kedelapan MotoGP 2021 digelar di Sirkuit Sachsenring, Minggu (20/6/2021) malam WIB. Rossi memulai balapan dari urutan ke-16.

Rossi harus berjibaku di deretan belakang. Bahkan pebalap berusia 42 tahun ini melorot ke posisi 19 saat awal race.

Padahal jika dibandingkan dengan catatan waktu tercepat antara pebalap Yamaha, Valentino Rossi lebih baik dari Fabio Quartararo yang menempati posisi podium tiga di akhir balapan.

Catatan waktu terbaik Valentino Rossi dan Maverick Vinales hanya berjarak 0,344 detik dari rider tercepat Miguel Oliveira yang membukukan fastest lap 1 menit 21,701 detik. Sedangkan waktu paling tajam Quartararo selisih tipis yakni 0,364 detik.

Bagaimanapun terlihat dalam analysis by lap, Fabio Quartararo lebih konsisten menjaga laju kecepatan motornya. Sementara sesekali Valentino Rossi harus menyelesaikan waktu satu putaran lebih lambat, yakni 1 menit 23 detik.

Marc Marquez yang lahir sebagai juara MotoGP Jerman 2021 berhasil menyelesaikan seluruh lap dengan torehan waktu 41 menit 07,243 detik. Sedangkan Rossi tertinggal hingga 22,3 detik.

The Doctor buka suara terkait hasil balapnya di MotoGP Jerman. Ia merasakan bisa bersaing dengan rider terdepan, namun karena padatnya trek (traffic) the Doctor sulit naik posisi karena tak bisa menyalip pebalap di depannya. Belum lagi ia melakukan kesalahan saat balapan dimulai.

"Saya menikmati mengemudi selama akhir pekan dan memulai balapan dengan optimis. Saya membutuhkan awal yang baik, tapi saya memulainya dengan buruk," kata Rossi, dilansir Crash, Selasa (22/6/2021).

"Lalu saya terjebak macet dan menyalip pebalap lain menjadi sangat sulit sekali. Ketika saya akhirnya memiliki trek bebas di depan saya, saya dapat melakukan waktu putaran yang baik, saya melakukan 22' detik dalam balapan, ini catatan putaran yang bagus, sejajar' dengan pebalap terdepan, ini bagus. Tapi saya selalu berjuang, selalu ada traffic, jadi itu tidak mudah."

"Pada akhirnya, di lap terakhir, kecepatan saya cukup buruk. Saya harus melambat karena saya terlalu banyak tergelincir. Jadi saya finis di urutan ke-14, kami mengambil beberapa poin tetapi kami berharap bisa melakukan sedikit lebih baik," sambung dia.

Di sisi lain, Rossi mengakui bahwa Quartararo telah menemukan cara untuk mengatasi masalah motor Yamaha saat membalap dalam kelompok.

"Franco dan Maverick sangat kesulitan dan kami berada dalam kondisi yang sulit dengan Yamaha karena jika Anda tidak start di depan dan Anda di belakang, itu sangat sulit," kata Rossi.

"Karena di belakang motor lain kami harus mengendarai dengan cara yang sedikit berbeda sehingga kami tidak dapat menggunakan hal-hal baik dari motor kami dan kami sangat menderita juga karena di lintasan lurus kami sangat lambat."

"Di sisi lain, Quartararo cepat, dia melakukan akhir pekan yang sangat bagus, balapan yang sangat bagus. Saya pikir penampilannya cukup mengesankan tahun ini dan dia berada di puncak kejuaraan," jelas Rossi.



Simak Video "Marc Marquez di MotoGP Belanda: Start Ke-20, Finis Ketujuh"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)