Valentino Rossi Mengecewakan di Qatar, Ayahnya: Itu Bukan Dia yang Asli

Ridwan Arifin - detikOto
Selasa, 13 Apr 2021 14:27 WIB
DOHA, QATAR - APRIL 03: Valentino Rossi of Italy and Petronas Yamaha SRT  prepares to start in box during the MotoGP of Qatar - Qualifying at Losail Circuit on April 03, 2021 in Doha, Qatar. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Valentino Rossi Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp
Jakarta -

Ayah Valentino Rossi mengomentari performa anaknya pada dua seri MotoGP di Sirkuit Losail, Qatar. Menurutnya masalah bukan ada pada Valentino Rossi.

Rossi yang kini membela Petronas SRT Yamaha mencatatkan hasil kualifikasi terburuk di sepanjang 25 tahun kariernya. Rider asal Italia itu memulai balapan dari posisi ke-21, nomor dua dari belakang.

Saat balapan, Rossi pun tak bisa berbuat banyak. Pebalap berusia 42 tahun itu hanya finis di urutan ke-16 dan tidak mendapat poin.

Sedangkan pada balapan pertama di MotoGP Qatar, Valentino Rossi yang start dari posisi keempat akhirnya hanya finis di urutan ke-12. Sejauh ini dia baru mengumpulkan empat poin dan ada di peringkat ke-14 klasemen pebalap.

Atas hasil tersebut, Rossi mendapat komentar pedas dari legenda balap MotoGP Lucchinelli. Rossi menyalahkan ban belakangnya yang bermasalah, sehingga dia harus mengakhiri balapan di luar 10 besar. Sikap rider 42 tahun tersebut dikecam Lucchinelli, yang menyebut Rossi kebanyakan alasan.

Sang ayah, Graziano Rossi pun tak masalah dengan komentar Lucchinelli. Menurutnya wajar setiap orang punya pandangan yang beda dengan performa sang anak, namun komentar itu juga tidak akan merubah apapun.

"Marco Lucchinelli? Saya harus jujur, saya tidak tahu persis apa yang dia katakan. Saya mendengar sesuatu, tetapi saya tidak mendapat informasi yang cukup. Tetapi jika Marco ingin mengungkapkan pemikiran itu, adalah tepat baginya untuk melakukannya," kata Graziano seperti dikutip Motosan.es, Selasa (13/4/2021).

"Anda harus mengutarakan pikiran Anda dan Lucchinelli adalah seseorang yang sering melakukannya. Anda mungkin menyesal, Anda mungkin tidak setuju, tetapi tidak akan terjadi apa-apa. Jelas dia ditanyai apa yang dia pikirkan dan dia menjawab dengan mengatakan apa yang dia pikirkan," sambung dia.

Graziano tak tertarik dengan komentar Lucchinelli, tetapi ia lebih menyoroti penampilan anaknya di musim MotoGP ke-26 yang tak dimulai dengan baik. Menurutnya, masalah bukan ada pada Rossi.

"Seperti yang saya katakan tahun lalu setelah debut buruk di Jerez, ini bukan, setidaknya menurut saya, Valentino Rossi yang asli. Ada beberapa masalah yang harus diselesaikan. Ini mungkin kombinasi dari beberapa hal. Dan kita harus mempelajarinya, tapi saya rasa kita tidak perlu terlalu khawatir. Anda harus cukup khawatir," tutur Graziano.

"Petronas adalah tim penting dan level tinggi. Valentino punya pengalaman dan Yamaha akan membantunya."

"Saya tidak berpikir itu masalah ban, karena ban sama dengan semua pebalap. Tak satu pun dari gaya mengendarainya, karena dia (Rossi) bukan pengendara baru, atau pun motornya. Dia datang ke tim baru, mungkin ada yang tidak beres, dalam hal setelan, penyesuaian, yang harus ditinjau oleh para pebalap itu sendiri yang harus memperhatikan untuk memberikan penilaian yang benar kepada tim," sambungnya.

"Setidaknya bagi Valentino Rossi, ada sedikit perbaikan antara balapan pertama dan kedua. Itu berarti jalan yang benar telah diambil atau setidaknya diidentifikasi. Dengan kembalinya ke Eropa, mengingat tanda-tanda positif kecil. Kami harus mulai meningkatkan dan membuat motor ini bekerja. Kita lihat saja nanti," tutupnya.Seperti diketahui Valentino Rossi tak bisa berbuat banyak setelah hanya bisa menuntaskan MotoGP Doha di posisi 16. Rider 42 tahun itu menyebut dia sebenarnya sudah lebih cepat dibanding pekan lalu, hanya saja rider-rider lain ternyata bisa lebih cepat lagi.



Simak Video "Aksi Sandiaga Uno Jajal Mini Triatlon di Mandalika"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)