Davide Brivio Hengkang, Gimana Nasib Proyek Tim Satelit MotoGP Suzuki?

Luthfi Anshori - detikOto
Minggu, 17 Jan 2021 11:04 WIB
Davide Brivio, Joan Mir.
Davide Brivio dan Joan Mir. Foto: Twitter @JoanMirOfficial
Jakarta -

Davide Brivio merupakan sosok penting yang sukses mengantarkan Suzuki juara MotoGP 2020 setelah 20 tahun mengalami paceklik gelar. Dan supaya Suzuki tampil konsisten di MotoGP, Brivio sebenarnya memiliki rencana membentuk tim satelit di tahun 2022. Namun ketika Brivio memutuskan hengkang dan pindah ke tim Formula 1, muncul pertanyaan, apakah proyek tim satelit Suzuki bakal dilanjutkan?

Dikutip dari Crash, Project Leader Suzuki, Shinichi Sahara, membuka kemungkinan terbentuknya tim satelit MotoGP untuk tahun 2022, kendati Brivio tak lagi berada di paddock sebagai manajer tim.

"Kami masih menyelidikinya," kata Sahara. "Selama balapan musim ini (2021) mungkin kami akan memiliki lebih banyak informasi," sambungnya lagi.

Kendati proyek tersebut dipastikan berlanjut, tanpa adanya sosok Brivio, rencana pembentukan tim satelit MotoGP Suzuki diprediksi berjalan sangat alot.

Sebagai orang Italia, kehadiran Brivio akan sangat dibutuhkan untuk bernegosiasi dengan para kandidat tim satelit MotoGP Suzuki, seperti VR46 dan juga Gresini.

Suzuki, yang memenangkan gelar kelas premier pertamanya sejak tahun 2000 dengan pebalap Joan Mir tahun lalu diprediksi tidak akan mencari manajer eksternal sekarang untuk menggantikan posisi yang ditinggalkan Brivio.

Pabrikan Jepang tersebut berniat untuk mencoba dan mengelola situasi paddock dengan orang-orang internal di dalam Suzuki. "Itu adalah cara terbaik bagi kami. Kami tahu siapa kami, cara kami bekerja, cara kami berinteraksi, dan apa yang kami butuhkan," kata Sahara.



Simak Video "Juara Dunia Sudah, Joan Mir Tinggal Buru Triple Crown"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/rgr)