Jumat, 25 Sep 2020 13:15 WIB

Marquez Tanggapi Komentar Nyinyir Motor Honda Cuma Dibuat Untuknya

Ridwan Arifin - detikOto
KUALA LUMPUR, MALAYSIA - FEBRUARY 08: Marc Marquez of Spain and Repsol Honda Team rounds the bend during the MotoGP Pre-Season Tests at Sepang Circuit on February 08, 2020 in Kuala Lumpur, Malaysia. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images) Marc Marquez membantah RC213V adalah motor yang hanya dibangun sesuai gaya balapnya Foto: Mirco Lazzari gp / Getty Images
Jakarta -

Repsol Honda kesulitan menembus podium tanpa Marc Marquez. Usai tujuh seri digelar, hanya Taakaki Nakagami yang berhasil masuk 10 besar. Si rookie Alex Marquez, bertengger di posisi 17 pada klasemen sementara MotoGP 2020.

Dominasi Marquez di MotoGP memunculkan rumor Honda hanya membangun motor untuknya. Ada anggapan RC213V diciptakan hanya untuk The Baby Alien. Hal itu dibantah Marquez sendiri. Ia menilai, Honda RC213V memang mudah dikendarai sehingga siapa pun bisa menang.

"Setiap motor MotoGP punya karakter yang berbeda, dan riders harus adaptasi dengan motornya. Honda punya filosofi ini bertahun-tahun dari ajang balap 500 cc dan MotoGP," kata Marquez seperti dikutip dari situs resmi HRC, Kamis (24/9/2020).

"Misalnya, ketika aku berbincang dengan (Mick) Doohan, dengan Alex Criville, filosifinya tidak berubah. Honda punya motor yang bagus, tapi kamu harus fit 100 persen, memang perlu sangat memaksa motornya tapi ketika kamu udah nyetel dengan motornya, kamu bisa sangat kencang. Kemudian ketika aku membaca (komentar) 'motornya cuma dibuat untuk gaya Marquez dan bla bla', nggak seperti itu kok."

"Maksudku kami punya tiga motor resmi di lintasan. Tahun lalu itu aku, Lorenzo, dan Crutchlow dan seluruh pebalap punya komentar yang sama. Hal lain kalau satu pebalap lebih kencang atau lebih lama. Tapi aku lah yang pertama yang menginginkan sebuah motor yang kencang sekaligus yang lebih mudah untukku," tutur Marquez.

Belum lagi sejarah mencatat dalam 18 tahun terakhir ada 4 pebalap berbeda yang memenangkan gelar 10 kali bagi Honda, mulai dari Valentino Rossi, Nicky Hayden, Casey Stoner, dan Marc Marquez.

Namun di era modern kabar miring di balik dominasi Marquez dengan RC213V muncul seiring kegagalan pebalap-pebalap macam Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo. Asumsi yang timbul bahwa motor Honda memang dibangun untuk Marquez.

Anggapan tersebut bisa jadi benar adanya melihat fakta di MotoGP 2020, saat Marquez absen panjang akibat patah tulang lengan. Tidak ada satupun rider Honda yang mampu berdiri di atas podium.

Marquez juga menambahkan RC213V saat ini juga sebenarnya kompetitif bagi pebalap rookie. Pada MotoGP Emilia Romagna kedua pebalap Honda, Alex Marquez, dan Taakaki Nakagami tembus di 10 besar.

"Namun, tidak seperti itu, ini adalah sebuah motor yang kompetitif dan di balapan terakhir misalnya, mereka finis P6 dengan Nakagami dan P7 dengan pebalap rookie, Alex. Jadi ini kan motor yang bagus, punya potensi tapi kalau kamu memahami motornya, kamu memang mesti berkali-kali jatuh, tapi Anda akan memahaminya," jelas Marc Marquez.



Simak Video "MotoGP Teruel Masih Tanpa Rossi dan Marc Marquez"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com